Beberapa Permasalahan Pokok Pada Ekonomi Mikro dan Makro Serta Contohnya

Ruang lingkup ekonomi terbagi atas ekonomi mikro dan ekonomi makro. Sebelum kita membahasa mengenai masalah-masalah yang ada pada keduanya, alangkah baiknya kita mengulas sesaat tentan apa itu ekonomi mikro dan ekonomi makro.

Do You Know.?
Ekonomi mikro merupakan ekonomi yang berpusat terhadap kegiatan seorang konsumen dan suatu perusahaan atau suatu pasar. Sedangkan ekonomi makro adalah suatu kegiatan ekonomi yang berpusat terhadap tindakan konsumen secara menyeluruh, kegiatan-kegiatan pengusaha dan perubahan-perubahan keseluruhan kegiatan ekonomi.

Untuk lebih lengkapnya mengenai pengertian ekonomi mikro dan makro kalian bisa baca di salah satu artikel kami yang berjudul “Pengertian dan Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro”.

Masalah-Masalah Ekonomi Mikro

Melihat dari masalah-masalah yang mucul pada ekonomi mikro akuntanonline.com membaginya pada masalah yang berpusat pada tiga hal pokok. Ketiga masalah poko itu adalah What, How, and For How.

Dan berikut ini adalah penjelasan dari ketiga hal tersebut di atas :

  • Apa jenis-jenis barang yang diproduksi dan berapa banyak (What)?

Pertanyaan di atas ini mengarah pada jenis dan barang apa yang akan diproduksi dalam kegiatan perekonomian, dikarenakan sumber daya atau faktor produksi yang langka. Karena kita ketahu bersama bahwa tidak ada perekonomian yang mampu mengelola barang dan jasa sebanyak yang diinginkan oleh masyarakat.

Pilihan-pilihan yang mucul dari para konsumen menjadi faktor yang penting dalam menentukan jenis-jenis kegiatan produksi yang akan dijalankan.

Analisis yang mengurai tentan interaksi antara produsen dan konsumen atau penjual dan pembeli diterangkan lebih lanjut dalam teori hukum permintaan dan penawaran.

Munculnya permasalahan pokok ekonomi ini membutuhkan solusi pemecahan masalah, diantaranya ialah barang apa yang akan diproduksi? Mungkinkan barang primer, sekunder dan tersier, atau bisa jadi malah ketiganya. Lalu berapa banyak dari masing-masing barang yang akan diproduksi?

Dengan adanya sumber daya yang tersedia, produsen harus mampu untuk mengambil keputusan penggunaan barang dan jasa tersebut untuk sumber daya yang maksimal.

Contoh permasalahan barang apa yang diproduksi?
Ada sebidang tanah, akan digunakan untuk apakah sebidang tanah tersebut? Apakah untuk bercocok tanam atau mungkin digunakan untuk membangun sebuah kontrakan? Dengan adanya keputusan yang tepat maka akan dapat menyelesaikan masalah ekonomi dan mengurangi kemungkinan akan adanya permasalahan baru.

  • Bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut dan oleh siapa (HOW)?

Pertanyaan tersebut di atas mengacu pada bagaimana cara memproduksi suatu barang atau jasa dan siapa pelakunya. Demi menjawan pertanyaan tersebut, perlu melibatkan semua masyarakat dengan tetap memperhatikan kemajuan ekonomi negara secara keseluruhan.

Faktor-faktor produksi yang tersedia dalam setiap perekonomian terbatas jumlahnya serta memerlukan sebuah pengorbanan dan biaya untuk memperolehnya. Oleh sebab itu para pengusaha harus membuat pilihan agar dapat mencapai efisiensi yang tinggi dalam menggunakan faktor-faktor produksi yang ada tersebut.

Pilihan cara produksi tersebut ditentukan oleh faktor produksi dan teknik produksi barang dan jasa tersebut. Untuk faktor produksi di negara yang kaya akan sumber daya tenaga kerja, maka pilihan jatuh kepada produksi padat karya. Yakni dengan memproduksi barang dan jasa dengan mengoptimalkan tenaga kerja atau sumber daya manusianya.

Sedangkan di negara yang kaya akan sumber daya modal, maka pilihan yang tepat jatuh kepada produksi padat modal. Yakni dengan melakukan produksi baran dan jasa dengan jumlah modal yang besar.

Pertanyaan di atas juga mengacu terhadap tehnik produksi yang diterapkan serta kemampuan untuk mengkombinasikan antara faktor-faktor produksi atau seumber daya alam yang ada.

Contoh permaslahan bagaimana dan siapa (how)?
Dalam pekerjaan penyelesaian sawah, negara-negara maju akan menggunakan alat-alat moderen seperti berupa traktor mesin, sedangkan di negara berkembang akan menggunakan alat-alat sederhana berupa cangkul, atau bajak. Sedangkan untuk pertanyaan oleh siapa? Kegiatan produksi sudah semestinya dilakukan oleh seluruh masyarakat, agar mereka terlibat secara langsung dalam proses produksi dan kemudian menikmati hasilnya.

  • Untuk siapakah barang tersebut di produksi (For Whom)?

Pertanyaan ke tiga ini merupakan pertanyaan terpenting dalam pemecahan masalah ekonomi. Sekali lagi diperlukan adanya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dengan tetap memperhatikan kemajuan ekonomi negara secara menyeluruh.

Barang dan jasa yang akan diproduksi adalah barang dan jasa yang menjadi kebutuhan utama serta terjangkau dikalangan masyarakat luas.

Contoh permasalahan dari pertannyaan untuk siapa (for whom)?
Dalam kegiatan pekerjaan produksi pakaian, maka pakaian tersebut ditunjuk untuk bisa dibeli olehsemua kalangan masyarakat.

Para pekerja sedang beraktifitas

Masalh-Masalah Ekonomi Makro

Masalah-masalah yang akan selalu di hadapi oleh suatu negara antara lain adalah sebagai berikut :

  • Masalah pengangguran

Penganguran merupakan keadaan dimanan seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Seseorang yang tidak bekerja atau tidak tergolong sebagai pengangguran.

Cotohnya seperti ibu rumah tangga yang tidak ingin bekerja dan lebih memilih mengurus anak dan keluarganya,maka ini tidak tergolong sebagai seorang penganguran.

Faktor utama yang menyebabkan terjadinya pengangguran adalah kurangnya pengeluaran agregat. Dimana para pengusaha memproduksi barang dan jasa hanya dengan maksud untuk mencari keuntungan saja.

Keuntungan tersebut akan diperoleh mana kala perusahaan dapat menjual barang yang mereka produksikan. Semakin besar permintaan, maka akan semakin banyak barang dan jasa  yang akan mereka wujudkan.

Dengan adanya kenaikan produksi yang dilakukan akan meningkatkan penggunaan tenaga kerja. Dan dengan demikian, akan munul hubungan yang sangat erat diantara tingkat pendapatan nasional yang dicapai dengan penggunaan tenaga kerja yang dilakukan.

  • Masalah Inflasi

Inflasi merupakan suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonominan negara. Tingkat inflasi  berbeda dari satu periode ke periode serta berbeda pula dari negara ke negara lainnya.

Adanya inflasi berakibat buruk pada individu, masyarakat dan kegiatan ekonomi secara menyeluruh. Oleh karena itu pemerintah suatu negara harus dapat melakukan kebijakan yang bisa menghindarkan dari permasalahan tersebut.

Salah satu dari akibat buruk terjadinya inflasi adalah menurunkan taraf kemakmuran segolongan besar masyarakat.

Iflasi biasanya terjadi lebih cepat dari pada kenaikan upah pekerja. Oleh sebab itu upah riil para pekerja akan mengalami penurunan atau merosot yang disebabkan oleh inflasi. Sehingga hal inilah yang kemudian menurunkan  taraf kemakmuran segolongan besar masyarakat.

  • Masalah Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi merupakan perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan bertambahnya barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat.

Masalah ini termasuk dalam golongan masalah ekonomi makro dalam panjang. Dimana dari satu periode ke periode lainnya kemampuan suatu negara untuk menghasilkan barang dan jasa akan meningkat.

Adanya kemampuan yang meningkat ini disebabkan oleh faktor-faktor produksi akan selalu mengalami pertambahan dalam jumlah dan kualitasnya.

  • Masalah Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran

Neraca perdagangan merupakan data yang memberikan gambaran perbedaan antara nilai ekspor dan impor suatu negara. Sedangkan neraca pembayaran adalah sebuah laporan data yang memberikan gambaran tentang lalu lintas perdagangan dan dana dari suatu negara ke negara lain dalam suatu periode tertentu.

Terjadinya defisit dalam neraca perdagangan disebabkan oleh impor yang melibihi ekspor, mengurangi tingkat kegiatan ekonomi di dalam negeri dan masalah banyaknya jumlah pengangguran yang akan dihadapi.

Masalah lain yang mungkin akan timbul adalah hilangnya kepercayaan para pengusaha terhadap prospek ekonomi negara tersebut dalam jangka panjang. Sebagai akibaat dari adanya rasa kehilangan kepercayaan tersebut, maka modal dalam negeri akan mengalir ke luar dan modal luar negeri tidak akan ditanam di negara tersebut.

Demikian  penjelasan dari kami mengenai Beberapa Permasalahan Pokok  Ekonomi Makro dan Mikro Serta Contohnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca sekalian.

Kunjungi juga artikel lainnya :