Pengertian Retur Pembelian Lengkap dengan Rumus dan Contohnya

Mungkin sebagian dari kita ada yang pernah mengalami hal seperti ini, saat kita membeli suatu barang namun ketika barang tersebut sampai di kediaman kita ternyata mengalami kerusakan atau bahkan barang yang kita minta tidak sesuai dengan apa yang sudah kita pesan sebelumnya.

Lalu apa yang akan kita lakukan..? pasti kita berharap bisa menukar atau mengembalikanya kan.

Nah, begitulah kira-kira gambaran tentang sebuah retur pembelian, dan pada kesempatan kali ini akuntanonline.com akan membahasa tuntas mengenai hal tersebut.

Lalu bagai mana jikalau hal tersebut terjadi pada sebuah perusahaan atau instansi lembaga keuangan, apa yang akan dilakukan perusahaan tersebut mengenai hal itu.?

Jika pengembalian barang atau retur itu terjadi pada sebuah perusahaan, maka perusahaan tersebut akan mencatatnya dalam jurnal dan akan mempengaruhi akun perkiraan lainnya.

Pengertian Retur Pembelian

Bagi seorang pembeli yang mengembalikan barang yang rusak atau tidak sesuai dengan pesanannya kepada penjual, maka hal tersebut disebut retur pembelian. Sedangkan bagi si penjual yang menerima pengembalian baran tersebut disebut dengan retur penjualan.

Transaksi retur bagi si pembeli akan menyebabkan pengurangan utangnya kepada pihak penjual. Maka pencatatan transaksinya pada jurnal umum adalah akun utang pada posisi debit, dan akun piutang dagang berada pada posisi kredit.

Untuk pihak penjual, transaksi ini akan menyebabkan pengurangan tagihan atau piutang pembeli dan dicatat pada jurnal adalah sebagai retur penjualan pada posisi debit dan akun piutang dagang pada posisi kredit.

Jenis-Jenis Rerut Pembelian dan Contoh Transaksinya

Berikut ini kami akan paparkan jenis-jenis retur pembelian yang dilengkapi dengan contoh transaksi yang dilakukan oleh perusahaan atau badan usaha tersebut.

  • Retur Pembelian Secara Tunai

Retur pembelian tunai merupakan pengembalian barang dagang yang sudah dibeli secara tunia atau kontan oleh pembeli, yang mana telah dicatat pada kas dengan sebuah perjanjian bahwa barang bisa dikembalikan jika rusak sehingga kemudian dilakukan retur pembelian oleh si pembeli.

Retur pembelian ini akan mempengaruhi pencatatan pada laporan arus kas di tahap berikutnya dalam siklus akuntansi.

Contoh Soal :

CV Bima Sakti mengembalikan barang dagang yang rusuak senilai Rp.20.000 sesuai kesepakatan sebelumnya kepada PT. Arjuna Nusantara yang telah menjualnya.

Sebelum kalian membuat jurnal umum, lebih dahulu kalian ketahui tentang pengertian jurnal umum. Maka jurnal yang dibuat oleh CV Bima Sakti adalah sebagai berikut :

Contoh jurnal retur pembelian tunai

 

  • Retur Pembelian Secara Kredit

Adalah pembelian barang secara kredit, yang mana bagi si penjual transaksi ini akan dicatat pada akun utang dagang di posisi debit dan retur pembelian di posisi kredit. Sedang untuk pembeli maka akan dicatat sebagai akun utang dagang pada persediaan barang dagang.

Contoh transaksi :

CV Bima Sakti mengembalikan barang dagangnya yang rusak seharga Rp.35.000 kepada PT. Arjuna Nusantara

contoh jurnal retur pembelian kredit

 

Akun pembelian merupakan jenis akun yang dipakai untuk mencatat jumlah nominal rupiah yang dikeluarkan untuk membeli sebuah barang. Terdapat dua jenis pembelian yang bisa dilakukan oleh perusahaan, yakni pembelian secara tunai da pembelian secara kredit.

Pembelian secara tunai adalah pembelian barang dagang yang dilakukan oleh perusahaan atau lembaga dengan pembayaran yang mempengaruhi jumlah cash atau kontan secara keseluruhan, sehinga transaksi ini mempengaruhi jurnal penerimaan kas.

Baca juga :
Pengertian serta Kelebihan dan Kekurangan Joint Venture
Pengertian Laporan Keuangan, Jenis dan Fungsinya
Macam-Macam  Jenis Strategi Pemasaran

Sedangkan pembelian secara kredit adalah suatu pembelian barang dagan yang dilakukan dengan cara mengangsur atau kredit yang akan dibayar lunas pada waktu yang telah disepakati sebelumnya oleh kedua belah pihak.

Ada juga transaksi dengan jenis potongan harga diskon pembelian. Maksud diskon pembelian disini adalah pembelian barang dengan atau mendapatkan potongan harga (diskon) yang pembayaranya akan dilakukan sesuai dengan waktu yang sudah disepakati sebelumnya.

Contoh Transaksi Pembelian Tunai

CV Dzanra membeli barang dagang pada PT Nara seharga Rp.200.000

Jurnal yang dibuat oleh CV Dzanra adalah sebagai berikut:

contoh jurnal transaksi pembelian tunai

Contoh Transaksi Kredit

 CV Dzanra membeli barang dagang PT Nara dengan kredit sebesar Rp.100.000

Maka jurnal yang dibuat oleh CV Dzanra adalah sebagai berikut :

contoh jurnal pada transaksi kredit

Contoh Transaksi Diskon Pembelian

CV SS membeli barang dagang dari PT TJ sebesar Rp.100.000 dengan syarat kredit 2/10, n/30.

Maka jurnal yang dibuat oleh CV SS adalah sebagai berikut :

contoh pencatan diskon pada jurnal

Dalam sistem perpetual, Cv SS akan mencatat akun persediaan barang pada sisi kredit sebesar diskon pada saat pembayaran faktur, yang mana dalam hal ini persediaan barang dagang akan menunjukkan harga pokok bersih bagi pembeli.

Transaksi jenis ini biasanya termasuk dalam pencatatan jurnal khusus yakni sebagai jenis bukti audit perusahaan.

Dibawah ini adalah jurnal sistem perpetual yang dibuat oleh CV SS setelah membayar fakturnya pada PT TJ :

contoh jurnal pencatatan sistem perpetual

Apabila CV SS tidak mengambil diskon dalam kurun waktu yang telah disepakati, maka jurnalnya adalah sebagai berikut :

Contoh jurnal saat tidak mengambil potongan harga atau diskon

Apabila pembeli sudah mengembalikan barang pesananya yang tidak sesuai kepada penjual, maka pihak pembeli akan mencatat transaksi tersebut kedalam akun retur pembelian, dan jika pihak penjual menerima kembali barang barang tersebut makan pihak penjual akan mencatatnya dalam akun retur penjualan.

Pencatatan retur penjualan dalam jurnal yang benar adalah, akun retur penjualan dicatat pada posisi debit dan piutang dagang dicatat pada sisi kredit. Sedangkan untuk retur pembelian pencatatan yang benarnya yaitu akun utang dagang dicatat pada posisi debit dan kemudian akun retur pembelian dicatat pada sisi kredit.

Pencatatan di atas dilakukan manakala pembelian dilakukan secara kredit. Sebagai contoh transaksinya adalah sebagai berikut; Pada tanggal 25 Januari 2017 CV RKS menerima kembalian barang yang telah dijual kepada toko DS dengan nominal harga Rp.400.000 dikarenakan barang tersebut rusak toko DS menyertakan bukti nota kredit sebagai lampiranya.

Maka jurnal pencatatanya adalah sebagai berikut :

Penjualan yang dilakukan  degan kredit maka pencatatanya akan masuk kedalam akun piutang dagang. Munculnya barang yang diterima kembali oleh CV RKS maka meyebabkan akun piutang dagang berkurang yakni dicatat pada posisi kredit, sedangkan akun retur penjualan dicatat pada posisi debit. Sedangkan untuk toko DS yang sebelumnya mencatat dalam akun utang dagang, saat barang tersebut dikembalikan kepada CV RKS maka  posisi utang dagang akan dicatat disebelah debit dan akun retur dicata pada posisi kredit.

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh soal berikut ini :

  1. Pada 21 Juni 2017 terdapat retur pembelian barang dagang yang dibeli dengan kredit, sehingga utang berkurang sebesar Rp.5.000.000,-
  2. Tanggal 25 Juni 2017 terjadi transaksi retur pembelian dengan tunai, sehingga jumlah kas bertambah Rp.2.500.000,-
  3. Perusahaan mendapatkan potongan diskon sebesar 2% dari sisa hutang dagang atas pelunasannya pada tanggal 28 Januari.
  4. Transaksi utang dagan sejumlah Rp.20.000.000,-
  5. Retur pembelian dagang potongan harga sebesar Rp.5.000.000,-
  6. Tercatat utang dagang yang tersisa sebesar Rp.15.000.000
  7. Ada potongan pembelian sebesar 2 % yakni Rp.300.000
  8. Nillai utang dagang tercatat sebesar Rp.14.700.000.

Berikut ini adalah Jurnal Transaksi-transaksi tersebut di atas :

Jika pelunasan dilakukan setelah tanggal 28 Januari contohnya pada tanggal 1 Juli maka transaksinya dicatat sebagai berikut :

Sekian penjelasan dari akuntanonline.com mengenai “Pengertian Retur Pembelian Lengkap dengan Contoh dan Jenisnya”. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembaca sekalian.

Kunjungi artikel lainnya :