Pengertian Pluralisme & Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Istilah kata pluralisme sempat menjadi bahan perbincangan yang hangat di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Pluralisme sendiri merupakan sebuah paham akan pandangan hidup tentang adanya pengakuan kemajemukan serta keberagaman yang ada dalam ciri kelompok sosial di dalam masyarakat.

Keberagaman serta kemajemukan tersebut dapat kita jumpai dari segi suku, agama, ras, adat istiadat dan lain sebagainya.

Penjelasan lebih lanjut mengenai pengertian pluralisme akan kami uraikan dibawah  ini.


Pengertian Pluralisme

Pluralisme dapat diartikan sebagai sebuah pandangan filosofi yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok tanpa mendiskriminasikan sesuatu pada prinsip, serta menerima keberagaman yang meliputi berbagai bidang seperti agama, kebudayaan, dan juga pandangan politik.

Dari penjelasan diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa pluralisme itu sendiri adalah sebuah keadaan majemuk yang ada dalam masyarakat yang berkaitan dengan urusan agama, sosial, politik, dan budaya yang berbeda-beda namun semuanya dapat mencapai keteraturan sosial akibat dari adanya kesadaran bahwa kehidupan ini dijalankan dengan rasa perbedaan.

Namun demikian, tidak sedikit orang atau kelompok yang kontravensi dengan konsep dari pluralisme tersebut.

Untuk itu, sebelum kita salah tafsir mengenai pengertian pluralisme, berikut admin berikan penjelasan pengertian pluralisme dari beberapa ahli.

Pengertian Pluralisme menurut Ahli

Berikut ini adalah beberapa pandangan para ahli mengenai pengertian dari pluralisme.

Muhammad Shofan

Beliau menjelaskan bahwa pluralisme adalah upaya yang dilakukan untuk membangun kesadaran atas asas normatif teologis dan kesadaran sosial.

Syamsul Ma’arif

Pluralisme menurut beliau adalah suatu sikap atau  perilaku untuk saling memahami, serta menghormati dengan adanya perbedaan yang bertujuan untuk mencapai kerukunan antar umat beragama.

Webster

Menurutnya, pluralisme adalah sebuah keadaan sosial yang hadir dalam etnis agama, ras, serta etnis yang mempertahankan sebuah tradisi berpartisipasi dalam masyarakat.

Dimana dengan keadaan seperti ini kemudian menciptakan sebuah pola masyarakat yang hidup untuk saling berdampingan dalam sebuah keberagaman yang ada.

Anton M. Moeliono

Menjelaskan bahwa, pluralisme adalah suatu hal yang akan memberikan makna jamak dari segi kebudayaan yang berbeda-beda dalam suatu masyarakat.

Adanya rasa hormat akan nilai dari sebuah kebudayaan lain serta sikap saling menghargai satu sama lain merupakan landasan dasar dari terciptanya pluralisme.

Santrock

Menurut Santrock, pluralisme adalah penerimaan dari tiap individu yang berpendapat bahwa perbedaan akan budaya harus dipertahankan dan dihargai akan keberadaannya.


Macam-Macam Jenis Pluralisme

Dibawah ini adalah beberapa macam jenis pluralisme yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari :

1. Pluralisme Agama

Indonesia merupakan salah satu contoh negara yang memiliki keberagaman dalam menganut kepercayaan, dimana di negeri ini ada 4 agama besar (Islam, Hindu, Buda, Nasrani) yang dianut oleh penduduknya.

Hal ini tentunya menjadi warna dalam keberagaman kepercayaan yang dianut. Keberagaman ini kemudian dapat diimbangi dengan sikap toleransi antar umat beragama.

Sikap toleransi inilah yang kemudian menjadikan Indonesia negara yang bebas dari konflik dalam kemajemukan beragama yang ada dalam masyarakat.

2. Pluralisme dalam Ilmu Pengetahuan

Perkembangan dari ilmu pengetahuan dapat menunjukkan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran yang sifatnya menyeluruh bagi masing-masing individu.

3. Pluralisme dalam Lingkungan Sosial

Pluralisme yang terjadi dalam ruang lingkup sosial ini dapat kita jumpai pada interaksi yang ada didalam kehidupan bermasyarakat, seperti misalnya adanya rasa saling menghormati satu sama lain.

Hidup berdampingan dengan nyaman tanpa adanya konflik adalah cita-cita yang ingin dicapai dalam pluralisme.

4. Pluralisme Media

 Salah satu aspek terpenting dalam perkembangan pluralisme adalah media, dimana ia menyediakan informasi dan memiliki wewenang secara bebas serta telah diakui keberadaannya oleh negara.

5. Pluralisme Budaya

Keberagaman dari sebuah budaya biasanya menjadi salah satu unsur penyebab terjadinya konflik di berbagai negara. Pemicu utama dari munculnya konflik budaya dalam masyarakat adalah timbulnya persaingan serta adanya sikap primordialisme dan egosentrisme.

Dimana mereka beranggapan bahwa kelompok atau etnis dari kalangan mereka merupakan kelompok atau etnis terbaik.


Manfaat Pluralisme

Tidak sedikit orang yang beranggapan miring ketika mendengar istilah kata pluralisme ini, padahal pada dasarnya pluralisme memiliki nilai moral serta beberapa manfaat dalam kehidupan bermasyarakat.

Dan berikut ini adalah beberapa manfaat dari pluralisme.

  1. Menumbuhkan sifat saling menghargai antar masyarakat dengan keberagaman yang ada.
  2. Pluralisme bermanfaat untuk mengembangkan dari kultur, tradisi, serta kepercayaan yang diyakini oleh masing-masing individu.
  3. Membentuk masyarakat yang mengutamakan sikap toleransi dalam setiap menyikapi perbedaan yang ada.
  4. Meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia yang dimiliki.

Dampak Positif dan Dampak Negatif

Dalam kehidupan nyata, pluralisme memiliki dampak positif dan juga negatif.  

Dampak positif Pluralisme

Adapun dampak positif dari adanya pluralisme dalam kehidupan bermasyarakat adalah sebagai berikut :

  1. Memahami tentang adanya perbedaan dalam masyarakat.
  2. Membentuk sebuah komunitas masyarakat yang modern.
  3. Menjadi nilai daya tarik tersendiri bagi para turis manca negara untuk berkunjung karena terjadinya akulturasi dalam kehidupan bermasyarakat.
  4. Meningkatkan penghasilan negara.

Dampak Negatif Pluralisme

Sedangkan dampak negatif dari adanya pluralisme dalam masyarakat adalah sebagai berikut :

  1. Munculnya persaingan antara suku, ras, dan agama dalam masyarakat.
  2. Mengakibatkan timbulnya perpecahan atau tindakan rasisme sebab akibat dari kurangnya rasa toleransi.
  3. Timbulnya rasa egois ditengah kalangan masyarakat.
  4. Terjadinya gesekan sosial akibat dari terjadinya konflik dalam masyarakat.
  5. Menimbulkan sikap individualisme yang terjadi di kalangan masyarakat.

Perubahan Sikap  dan Perilaku Masyarakat Terhadap Pluralisme

Perubahan perilaku masyarakat terhadap pluralisme secara menyeluruh dapat dilihat dalam 3 bentuk, yakni afektif, kognitif, dan psikomotorik.

Dan berikut ini adalah penjelasan singkat dari ke tiganya :

Perubahan Afektif

Perubahan afektif adalah perubahan perilaku yang muncul dari segi perilaku kehidupan di tengah lingkungan masyarakat.

Perubahan Kognitif

Perubahan kognitif adalah contoh dari perubahan perilaku masyarakat terhadap pluralisme yang berdasarkan pola pikir mereka.

Perubahan Psikomotorik

Perubahan psikomotorik merupakan contoh dari perubahan perilaku masyarakat berdasarkan tindakan yang telah dilakukan dalam lingkungan sosial.


Contoh Pluralisme dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh pluralisme yang biasa kita jumpai dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari antara lain sebagai berikut :

  • Harmoni kebersamaan dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal.
  • Tidak ada paksaan terhadap kehendak orang lain untuk memeluk agama yang kita anut.
  • Tidak memaksakan kepada orang lain tentang keyakinan yang kita miliki.
  • Bekerja sama dalam pembangunan fasilitas umum.
  • Membantu orang lain saat mengalami musibah kecelakaan atau bencana alam tanpa melihat suku, budaya, dan agamanya.
  • Saling menghargai dan menghormati hak dan kewajiban dari masing-masing agama.
  • Menghormati serta menjunjung tinggi adat istiadat yang ada dalam masyarakat.
  • Bersikap terbuka dalam menerima perbedaan pandangan dan pendapat.
  • hidup berdampingan antar umat beragama, seperti yang ada di Bali dimana masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu dapat hidup berdampingan dengan masyarakat pendatang dengan kepercayaan yang berbeda dengan penduduk setempat (diluar agama hindu).
  • Tidak melakukan tindakan onar dalam lingkungan masyarakat.
  • Saling menghormati dalam menyikapi perbedaan perayaan dalam keyakinan.
  • Ikut serta dalam membangun persatuan demi mencapai pembangunan negara.

Cukup sekian penjelasan dari kami mengenai pengertian pluralisme menurut ahli, lengkap dengan macam-macam jenis pluralisme dan contohnya.

Semoga apa yang kami informasikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan bagi para pengunjung, dan tak lupa kami ucapkan terimakasih atas kunjungannya.