Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri, Beserta Contohnya

Rasanya sudah tidak asing lagi di telinga kita ketika mendengar pasar oligopoli. Namun taukan anda, bahwa sebenarnya pasar oligopoli merupakan termasuk salah satu golongan dari bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna?

Dalam hal ini pasar persaingan tidak sempurna dapat kita kelompokkan pada 5 kelompok, diantaranya adalah:

  1. Pasar monopolistik
  2. Pasar monopoli
  3. Pasar oligopoli
  4. Pasar monopsoni
  5. Pasar oligopsoni

Pada kesempatan kali ini kami akan mejelaskan secara singkat dan terperinci mengenai pengertian dari pasar oligopoli. Untuk itu kami harapkan para pembaca menyimak terus sampai tuntas artikel ini.

Pengertian Pasar Oligopoli

Secara etimologi pasar oligopoli dapat diartikan sebagai pasar yang hanya terdiri dari beberapa penjual atau produsen saja. Umumnya pada pasar oligopoli terdapat 2 sampai 10 penjual saja yang menguasai seluruh permintaan pasar. Namun apabila hanya terdapat 2 saja perusahaan yang sanggup memenuhi permintaan pasar, maka pasar tersbut akan disebut sebagai pasar duopoli. (Pengertian, Manfaat, Serta Contoh Analisis SWOT)

Melihat dari hasil produksinya, pasar oligopoli dikelompokan mejadi 2 yakni oligopoli murni dan oligopoli terdiferensiasi. Apabila terdapat jenis produk yang sama atau homogen maka disebut oligopoli murni, sedangka apabila produknya terlihat ada perbedaan  corak maka disebut dengan pasar oligopoli terdiferensiasi.

Ciri-Ciri serta Karakeristik Pasar Oligopoli

Dibwah ini kami akan menjelaskan mengenai ciri-ciri pasar oligopoli lengkeap dengan kelbihan dan kelemahanya:

1. Terdapat Sedikit Penjual yang Menjual Produk Subtitusi atau Penganti Produk satu dengan Lainya

Hal ini disebabkan karena penawaran dari satu jenis barang telah dikuasai oleh beberapa perusahaan. Dimana hal ini  akan menimbukan dampak berupa pernag harga, dikarenakan sedikitnya penjual yang menjual produk subtitusi tersebut. (Perbedaan Auditing dan Akuntansi)

2. Adanya Rintangan untuk Memasuki Industri Oligopoli

Rintangan yang muncul untuk masuk kedalam industry pasar oligopoli ini tidak lain adalah dikarenakan perusahaan membutuhkan modal yang besar untuk memulai usahanya. Oleh karenanya sangat sedikit sekali perusahaan jenis ini. (Pengertian Joint Venture Serta Kelebihan dan Kekurangannya)

Akan tetapi rintangan ini belum seberapa kuat jika dibandingkan dengan pasar monopoli.

3. Adanya Keputusan Harga yang Stabil Oleh Salah Satu Perusahaan Harus Dipertimbangkan Oleh Perusahaan lain dalam Industri

Apabila terjadi penurunan harga produk dari salah satu perusahaan, makan hal ini akan berdampak bagi perusahaan lainya.

Diaman perusahaan lainnya pun akan menurunkan harga, hal ini dilakukan agar mereka tidak kehilanagan pelangan.

Baca juga:
Macam-Macam Contoh Surat Pernyataan Yang Benar
Contoh MOU Yang Baik dan Benar
Pengertian Patty Cash / Kas Kecil dan Fungsinya
Pengertian Stock Opname, Tujuan dan Masa Periodenya
Pengertian Laporan Keuangan, Jenis Serta Fungsi Laporan Keuangan

Dan apabila ada perusahaan yang masih menaikan harga barang tentu hal ini akan membuat pelangan mencari produsen lain yang menawakan harga yang lebih rendah.

Sedang perusahaan yagn menjual barang dengan harga yang relatif rendah akan mulai kebanjiran pelangan. Jadai dapat kita simpulkan bahwa tidak ada alasan lain untuk mengubah tingkat harga.

4. Menghasilkan Barang Standar Maupun Barang Berbeda Corak

Didalam pasar oligopoli menyediakan barang yang beragam, baik barang standar maupun barang yang memiliki corak yang berbeda. (Contoh Surat Lamaran Keja Via e-mail)

5. Melakukan Promosi Melalui Iklan

Adanya promisi melalui iklan yang kerap kali dialukan dalam pasar oligopoli adalah bertujuan untuk menarik minat para konsumen baru sekaligus untuk mempertahankan para konsumen lama.

Kelebihan Pasar Oligopoli

Setidaknya pasar oligopoli memilik 3 kelebihan, berikut ini adalah ketiga kelebihan dari pasar oligopoli beserta dengan penjelasanya:

1. Barang yang Dihasilkan Berbeda Corak

Seluruh produsen yang ada dipasar oligopoli memproduksi barang sesuai dengan keinginan konsumen, sehingga setiap produsen menghasilkan barang-barang yang berbeda-beda corak. Sehingga pasar ini dapat mencakup seluruh lapisan masyarakat luas. (12 Contoh Bukti Transaksi Pembayaran Dalam Perusahaan)

2. Efisiensi dalam Menggunkan Sumber-Sumber Daya

Dilihat dari sudut efisiensinya sebenarnya pasar oligopoli tidak menggunakan sumber daya secara efisien. Namun bila dilihat dari sudut pandang skala ekonomi buisa dikatakan bahwa para produsen dalam pasar oligopoli mengeluarkan biaya yang lebih rendah dalam produksi barang dibandingkan dengan pasar persaingan sempurna.

Baca juga:
Laporan Arus Kas Metode Langsung dan Tidak Langsung Lengkap Dengan Contoh dan Penjelasanya
Pengertian dan Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Penjualan
Macam-Macam Jenis Strategi Pemasaran
[LENGKAP] Pengertian Asuransi, Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah

3. Pengembangan Teknologi dan Inovasi

Pasar Oligopoli merupakan struktur pasar yang memberikan dorongan dalam melakukan inovasi produksi dengan menggunakan teknologi. Didalam mencari perhatian konsumen pasar oligopoli tidak bersaingan menggunakan harga, melaikan dengan mengembangkan barang-barang yang diproduksi agar memiliki keistimewaan-keistimewaan tertentu dibandingkan dengan produk pesaing yang ada pada perusahaan lain. (5 Jurnal Khusus Perusahaan Dagang)

Hal ini tentu yang pendorong bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya, yakni dengan mengembangkan teknologi dan melakukan inovasi-inovasi baru dalam memproduksi barang.

Kelemahan Pasar Oligopoli

Didalam setiap kelebihan sudah tentu ada kekeurangan. Jika tadi kami telah membahas mengenai 3 hal yang menjadi kelebihan dari pasar oligopoli, maka berikut ini adalah 2 hal kelemahan yang terdapat pada pasar oligopoli.

1. Adanya Persaingan Harga yang Ketat

Terjadinya persaingan harga pada pasar oligopoli terjadi apabila adanya barang baru yang masuk kepasar. Hal ini terjadi karena saat produk baru mulai masuk kedalam pasar biasanya produsen atau perusahaan akan menurunkan harga, hal ini dilakukan dengan maksud untuk menarik perhatian konsumen dan secara perlahan tentunya hal ini bisa menggeser produk yang sudah lama beredar. (Pengertian Valuta Asing, Fungsi dan Jenis Valuta Asing)

Dalam kasus ini tentunya hal tersebut merugikan pihak produsen/perusahaan lama.

2. Terdapat Rintangan yang Kuat untuk Masuk Pasar Oligopoli

Produsen baru yang ingin bergabung kedalam pasar  oligopoli ini akan mengalami kendala atau kesulitan. Dikarenakan produsen baru yang ingin masuk kedalam pasar oligopoli harus memiliki investasi yang besar.

Baca juga:
Contoh Surat Penawaran Yang Benar Dan Baik
Berbagai Macam Contoh Surat Undangan Yang Baik
[LENGKAP] Pengertian Analisis Rasio Keuangan, Macam-Macam Rasio dan Rumusnya

Contoh Pasar Oligopoli

Dari segi contoh kami akan membedakan antara pasar oligopoli murni dan pasar oligopoli yang terideferensi. Untuk contoh pasar Oligopoli Murni, anda bisa temui pada perusahaan semen, industri baja, almunium dan produk jenis lainya yang di standarisasi.(Pengertian Barang Ekonomi, Barang Bebas, dan Barang Illith)

Sedangkan untuk contoh pasar  Oligopoli yang Terdeferensi kita dapat meneuinya pada industri-industri yang memproduksi komputer pribadi (PC), mobil, rokok, dan sebagian peralatan elektronik yang telah didominasi oleh tiga atau empat perusahaan besar ternama. (Pengertian Suku Bunga, Jenis dan Contoh Suku Bunga)

industri semen merupakan contoh perusahaan di pasar oligopoli murni

 

industri mobil adalah contoh perusahaan dalam pasar oligopoli teridefernsiasi

 

Industri komputer adalah contoh perusahaan dalam pasar oligopoli teridefernsiasi

Sistem Harga Pasar Oligopoli

Didalam pasar oligopoli terdapat beberapa sistem harga yang berlaku. Berikut ini lima sistem harga pada pasar oligopoli lengkap dengan penjelasanya;

  1. Pada kasus deferensiasi yang kuat, produsen akan bertindak sangat hati-hati dan menganggap kurva permintaan paling rendah D1 sehinga produsen bisa menentukan posisi optimal pad tingkat output Q* dan Harga P*.
  2. Kasus Kinked Demand atau kurva permintaan yang patah. Asumsinya adalah apabila salah saru produsen menurunkan harga, dan kemudian akan diikuti oleh produsen lainya dan apabia harga dinaikan namun tidak diikuti oleh produsen lainya.
  3. Tendensi bagi para produsen oligopoli untuk bekerjasama dibidang penentuan harga.
  4. Temdensi bagi para produsen untuk melakukan persaingan bukan dalam bentuk harga, melainkan dalam bentuk persaingan mutu atau persaingan lainya.
  5. Kurva permintaan perusahaan di misalkan berapa persen (%), misalnya kurva permintaan perusahaan 30% dari permintaan pasar.

Demikian penjelasan akuntanonline.com mengenai Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri, Beserta Contohnya”. Semoga bermanfaat dan membantu. like and share artikel ini untuk membantu lebih orang banyak ^^.

Baca juga:

[LENGKAP PENGERTIAN] Ciri dan Karakteristik Perusahaan Dagang
[LENGKAP] Pengertian Pasar Uang, Fungsi, dan Instrumen Pasar Uang
Pengertian Manajemen Kas, Tujuan dan Contohnya
Cara Menghitung SHU, Pembagian SHU dan Contoh Soalnya
Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier Beserta Dengan Cotohnya

 

Please rate this

Tinggalkan komentar