Pengertian Pasar Modal, Fungsi, Serta Manfaat dan 6 Jenis Produk Pasar Modal Bagi Investor

Pasar modal atau yang lebih akrab di telinga kita dengn sebutan bursa efek bersama dengan pasar uang yang digolongkan dengan ke dalam pasar uang / financial market.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akuntanonline.com akan menjelaskan secara terperinci dan ringkas mengenai fungsi, manfaat dan 6 jenis produk pasar modal yang berguna bagi para investor.

Menurut Bank  Indonesia, bahwa pasar modal diartikan sebagai suatu transaksi jual beli atau pinjam meminjam yang menggunakan surat-surat berharga. Yang mana biasanya digunakan untuk jual beli bersyarat dengan waktu transaksi tidak lebih dari satu tahun, baik sesuai valuta asing maupun valuta domestik.

Pengertian Pasar Modal Menurut Para Ahli

  • Menurut Penjelasan Fahmi dan Hadi (2009 : 41 )

Kedua ahli ini menjelaskan pengertian pasar modal adalah sebuah tempat untuk berbagi antar kedua belah pihak, terutama pihak perusahaan yang menjual saham(stock) dan obligasi (bond).

Dengan tujuan dari hasil penjualan tersebut nantinya akan dipakai kembali sebagai tambahan dana atau untuk memperkuat modal perusahaan kedepannya. (Pengertian dan Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna)

  • Menurut Irham (2011 : 34)

Pasar modal merupakan sebagi tempat beredarnya dana-dana modal seperti ekuitas dan utang  perdagangan.

Jenis Produk Pasar Modal

Jenis produk pasar modal (surat berharga) yang biasanya diperdagangkan terbagi menjadi dua, yakni surat berharga yang bersifata kepemilikan dan surat berhaga yang berbenuk uang.

Pasar modal memiliki jangka waktu lebih dari satu tahun berjalan, atau yang sering disebut juga dengan istilah long term instrumen. Adapu beberapa bentuk instrumen yang diperjual belikan pada pasar modal adalah sebagai berikut :

  1. Saham Biasa atau Common Stok

Jenis saham biasa ini merupakan sebagai tanda kepemilikan atau penyertaan seseorang maupun badan usaha dalam perusahaan. Saham ini memiliki ciri-ciri seperti memiliki hak sur, perusahaan memperoleh keuntungan, serta memili hak pembagian kekayaan usaha manakala perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan sesudah kewajiban perusahaan dilunasi. (Contoh Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan)

Saham unggulan atau blu chips  merupakan salah satu jenis saham yang bisa diterbitkan oleh perusahaan besar dan terkemuka yang sudah sanggup menunjukan kemampuannya dalam memperoleh keuntungan dan pembayaran deviden.

Adapun contoh saham unggulan yakni seperti : PT Telkom Tbk, PT Unilever Tbk, dan PT Gudang Garam Tbk.

  1. Bukti Right atau Right Issue

Bukti ini merupakan suatu bentuk untuk membeli saham yang baru dikeluarkan pihak emiten bagi pemodal. Oleh karena hanya sebatas hak, maka investor yang berkaitan tidak diwajibkan membelinya. Hal ini berbeda dengan deviden yan secara otomatis akan didapat oleh pemegang saham. (Faktorfaktor yang Mempengaruhi Harga Saham di Pasar Modal)

Keunutungan atau imbalan yan diperoleh oleh pembeli Right Issue adalah sama dengan imbalan saham. Yakni deviden atau capital gain. Sedangkan resiko yang akan di peroleh dari pembelian right issue bagi para investor ialah rugi dalam urusan jual beli saham (Capital Loss) atau dikarenakan menurunya deviden.

  1. Obligasi

Pengertian obligasi adalah suatu surat pengakuan atas utang dari perusahaan dengan kesanggupan dalam membeli pokok utang dan juga bunganya secara periodik atau diwaktu yang sudah disepakati bersama sebelumnya.

Suku  bunga merupakan sebuah keuntungan yang diperoleh dari obligasi. Bunga obligasi ini dapat dibayarkan dalam kurun waktu tahunan, semester, atau bisa juga dalam kurun waktu triwulan.

Ada sebuah kemungkinan juga bahwa obligasi akan menerima capital sama seperti halnya pada saham. Di dalam obligasi pastinya ada sebuah perjanjian yang mengikat antara kedua belah pihak, yakni pihak yang memberi pinjaman atau penerbit obligasi dan pihak kedua adalah pihak yang menerima pinjaman.

Pihak penerbit obligasi akan mendapatkan pinjaman dari pemegan obligasi, tentunya dengan semua aturan-aturan atau ketentuan yang sudah disepakati bersama. Aturan atau ketentuan  itu seperti misalnya jatuh tempo pelunasan, besarnya pokok hutan dan bunga yang harus dibayarkan. (Cara Mudah Menghitung Bunga Deposito Bank)

  1. Saham Istimewa atau Preferend Stock

Saham istimewa atau saham preferen adalah saham yang dapat memberikan hak sepesial atau hak prioritas pilihan kepada pemegangnya.

Adapun hak sepesial itu meliputi hak menukar sahamnya dengan saham biasa, hak dalam mempengaruhi manajemen dalam pencalonan pengurus, sebuah hak yang diutamakan menerima deviden, hak dalam memperoleh jumlah tetap dan resiko yang lebih kecil jika dibandingkan dengan saham biasa.

Ciri dan karakteristik dari saham preferen ini adalah bentuknya yang seperti obligasi namun disisi lain juga memiliki karakteristik seperti saham  biasa.

  1. Waran atau warrant

Warrant  adalah hak untuk membeli sebuah saham biasa dalam waktu dan harga yang sudah ditentukan, serta biasanya waran dijual bersamaan dengan surat-surat berharga lainya seperti saham dan obligasi.

Penerbitan waran ini memiliki sebuah tujuan untuk menarik pemodal dalam membeli saham atau obligasi yang telah diterbitkan oleh emiten. (Beberapa Contoh Gaya Kepemimpinan dalam Perusahaan)

  1. Reksadana atau Mutual Fund

Untuk penjelasan mengenai reksadan kalian bisa membaca secara lebih lengkap di salah satu artikel kami yang berjudul Pengertian Reksadan, Jenis Serta Manfaatnya.

Sedikit kami ulas, bahwa jumlah keuntungan dari investasi reksadana akan diterima dari tiga sumber, yakni deviden, peningkatan nilai aktiva bersih, dan capital gain.

Nilai Aktiva Bersih atau yang lebih sering dikenal dengan NAB ini adalah suatu perbandingan jumlah dari nilai investasi yang dilakukan oleh manajer investasi dan total volume reksadana yang diterbitkannya.

Ada dua tempat di Indonesia yang melaksanakan tugas sebagai tempat pelaksanaan perdangan pasar modal, yakni Bursa efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Pada bursa efek, produk pasar modal yang dijual mestinya harus sudah terdaftar dan memenuhi persyaratan yang berlaku. (Contoh Bukti Transaksi Perusahaan Dagang)

Manfaat Pasar Modal

Ke 6 jenis produk pasar modal telah kita ketahui dan bahas secara bersama, lalu apakah sebenarnya manfaat dari pasar modal.? Adapun manfaat dari pasar modal ini kami kelompokan menjadi 5 manfaat.

Berikut ini adalah ke 5 manfaat dari pasar modal dan penjelasanya :

  1. Sebagai Alternatif dalam Berinvestasi

Secara umum, pasar modal yang kita pakai akan memperoleh keuntungan dan resiko dengan jumlah tertentu.

  1. Memungkinkan bagi investor untuk memiliki perusahaan yang baik sehat dengan prospek yang baik

Ada baiknya jika kepemilikan atas sebuah perusahaan dimiliki oleh orang banyak, dengan alasan akan mendorongnya perkembangan perusahaan yang menjadi lebih transparan.

  1. Tempat pengalokasian danda secara efisien

Apabila anda memiliki dana serta akan melakukan investasi, anda dapat mencoba melakukan pembelian efek-efek yang ditawarkan oleh perusahaan atau yang ditawarkan oleh pasar modal.

Tetapi sebaliknya, jika perusahaan berharap mendaptkan dana ialah dengan menawarkan instrumen keuangan jangka panjang melalui pasar modal tersebut.

  1. Pelaksanaan manajemen secara profesional dan transparan

Dengan adanya keikut sertaan masyarakat dalam kepemilikan perusahaan yang kemudian nantinya perusahaan menjadi terdorong untuk menerapkan manajemen secara lebih profesional lagi, dan juga mungkin akan terjadi hal lain yakni kondisi Good Corporate Governance, efisien dan berorientasi pada keuntungan yang lebih baik bai pihak investor. (Pengertian Efektifitas )

  1. Peningkatan aktiva ekonomi nasional

Dengan adanya pasar modal, akan memudahkan perusahaan dalam memperoleh dana, sehingga hal ini akan membuat perekonomian nasinal dapat lebih maju dari sebelumnya.

Yang mana dana ini sebagai modal untuk mengembangkan usaha yag kemudian akan menciptakan kesepakatan kerja yang lebih luas, dan menigkatkan pendapatan pajak bagi pemerintah.

Fungi Pasar Modal

  1. Sebagai sarana penambahan modal bagi perusahaan

Dengan cara menjual saham ke pasar modal, maka perusahaan akan mendapatkan dana tambahan sebagi modal. Yang mana dana itu bisa bersumber dari masyarakat umum, perusahaan-perusahaan, lembaga atau pemerintah yang akan membeli saham-saham tersebut. (Contoh Laporan Perubahan Modal)

  1. Sebagai sarana pemerataan pendapatan

Sesudah berjalan dalam jangka waktu tertentu saham-saham yang sudah dibeli akan memberikan deviden atau bagian dari keuntungan perusahaan untuk para pembelinya.

Pasar modal sebagai sarana pemerataan pendaptan karena atas penjualan yang dilakukan oleh pasar modal.

  1. Sebagai sarana peningkatan kapasitas produk

Produktivitas sebuah perusahaan akan meningkat karena dengan adanya tambahan modal yang diperoleh dari pasar modal.

  1. Sebagai sarana terciptanya tenaga kerja

Kemunculanya pasar modal akan menjadi pendorong pada jenis industri lain, yang akan menimbulkan dampak positif berupa terbukanya lapangan kerja baru.

  1. Sebagai sarana peningkatan pendapatan Negara

Pemerintah akan meningkatkan pajak dari setiap deviden yang akan dibagikan kepada para pemegang saham. Sehingga pendapatan negara akan menjadi meningkat dengan adanya tambahan pemasukan melalu pajak ini.

  1. Sebagai investor perekonomian Negara

Hal tersebut nampak dari munculnya sebuah indikasi bahwa aktivitas berbagai perusahaan berjalan dengan baik, akibat dari adanya aktivitas volume penjualan atau  pembelian dari pasar modal yang semakin meningkat pesat dan padat.

Nah, barusan tadi adalah penjelasan dari kami mengenai  Pengertian Pasar Modal, Fungsi, Serta Manfaat dan 6 Jenis Produk Pasar Modal Bagi Investor”. Semoga dengan penjelasan di atas dapat menambah wawasan teman-teman sekalian, dan tak lupa kami ucapkan terimakasih atas kunjunganya di akuntanonline.com

Kunjungi juga artikel lainnya :

Tinggalkan komentar