13 Contoh Kwitansi Pembayaran dan Cara Pembuatannya

Didalam setiap transaksi jual beli dengan jumlah yang besar sudah tentu membutuhkan kwitansi sebagai sebuah bukti terjadinya transaksi.

Di era sekarang ini, kwitansi tidak hanya digunakan oleh para pedang dengan toko-toko yang besar saja. Namun sudah mulai merambak pada toko-toko kecil yang ada disekitar kita.

Nah, pada kesempatan kali ini kami admin akuntanonline.com akan menjelaskan tentang apa itu kwitansi, cara membuat kwitansi dan disertai contoh kwitansi pembayaran yang sering digunakan.

Pengertian Kwitansi

Kwitansi adalah sebuah tanda bukti transaksi yang berbentuk surat yang  ditandai dengan adanya tanda tangan sang pembeli. Selain sebagai sebuah tanda bukti, kwitansi juga bisa digunakan sebagai catatan jual beli.

Pada hakekatnya kwitansi merupakan salah satu contoh bukti transaksi yang digunakan oleh perusahaan dagang maupun jasa.

Dan dengan adanya surat tersebut, maka pejualan dianggap sah karena pelanggan telah membayarkan tagihan nya dan pihak penjual pun mendapatkan keuntungan.

Bagi sebagian orang mungkin kwitansi bukanlah hal yang terlalu penting. Namun untuk seorang pebisnis atau pengusaha kwitansi menjadi sangat penting dalam transaksi jual beli. Hal ini karena kwitansi-kwitansi tersebut akan dimasukkan kedalam biaya pengeluaran dan berpengaruh pada laporan keuangan perusahaan.

Contoh Kwitansi Pembayaran Kosong

contoh kwitansi kosong
contoh 1
contoh kwitansi kosong
contoh 2
contoh 3
contoh kwitansi kosong
contoh 4
contoh 5
contoh 6
contoh 7
contoh 8
contoh 9
contoh 10
contoh 11
contoh 12
contoh 13

Cara Membuat Kwitansi

Dalam pembuatan kwitansi terdapat dua aspek yang sangat penting dan jangan sampai ketinggalan dalam kwitansi. Kedua jenis aspek tersebut adalah logo dari perusahaan dan juga tanda tangan.

Mengapa demikian..? tentunya kedua hal tersebut menjadi sebuah bukti bahwa transaksi bisa dilakukan. Adapun beberapa aspek lainnya adalah sebagai berikut :

  1. Nomor Kwitansi, nomor ini berfungsi untuk membedakan antara satu kwitansi dengan kwitansi lainnya. Biasanya nomor kwitansi ini ditulis dengan menggunakan huruf dan abjad sesuai dengan keinginan pihak penjual.
  2. Nama,  menunjukkan sebuah informasi kepada siapakah kwitansi tersebut di tujukan.
  3. Jenis produk, dalam  kwitansi pembayaran ini menunjukkan jenis barang yang dibeli lengkap dengan jumlah kuantitas yang dibeli.
  4. Nominal harga barang, dalam kwitansi tertera berapa nominal harga barang secara satuan dan total keseluruhan.
  5. Materai, adanya materai dalam kwitansi menjadi salah satu aspek yang mengesahkan kwitansi pembayaran tersebut.

Ketentuan Pemakaian Materai Pada Kwitansi

Penggunaan kwitansi dalam materai memiliki sebuah ketentuan, dan berikut ini adalah ketentuan penggunaan materai dalam kwitansi pembayaran :

  1. Untuk sebuah transaksi dengan nominal di bawah Rp.250.000,- maka tidak perlu menggunakan materai.
  2. Transaksi dengan nominal pembayaran Rp.250.000,- sampai dengan Rp.1.000.000,- maka harus menggunakan materai Rp.3000
  3. Sedangkan setiap transaksi dengan nominal di atas Rp.1.000.000,- maka harus menggunakan materai Rp.6000

Kehadiran materai pada setiap kwitansi adalah sebagai salah satu aspek yang mengesahkan akan terjadinya transaksi pembayaran tersebut.

Cara Membuat Kwitansi Menggunakan MS Word

Untuk anda yang sudah memiliki usaha mandiri, anda bisa mulai mendesain atau membuat kwitansi pembayaran anda sendiri dengan menggunakan MS Word.

Berikut ini adalah  cara bagaimana membuat kwitansi sendiri dengan menggunakan MS Word.

Langkah pertama, anda bisa memulai dengan mengatur ukuran kertas kwitansi yang akan anda gunakan.

Biasanya kebanyakan orang akan menggunakan kertas dengan ukuran A6.

Untuk mengatur kertas dengan ukuran A6 caranya cukup mudah, anda tinggal masuk kedalam menu Layout kemudian pilih Size disini anda tinggal memilih ukuran A6.

Namun pada contoh gambar di bawah ini kami masih menggunakan ukuran A4 :

mengatur ukuran kertas

Selanjutnya, untuk kepala nota atau kwitansi anda harus mencantumkan nama toko, alamat, No HP, Nomor Nota, Nama, serta tanggal dikeluarkannya nota.

Untuk memperjelas dari kwitansi anda bisa menggunakan logo atau brand dari usaha anda.

pembuatan kop kwitansi

Apabila bagian kepala kwitansi sudah selesai dibuat, sekarang anda tinggal membuat tabel untuk  mencatat nama-nama barang yang sudah dibeli dan jangan lupa masukkan juga total biaya yang harus dibayarkan.

membuta kolom nama barang dll

Untuk menggabungkan kolom menjadi satu agar terlihat lebih rapi anda hanya perlu blog saja lalu klik kanan dan pilih menu margin and center atau dengan cara memilih menu leyout baru klik margin and center.

mengatur kolom

Terakhir, biasanya pada kwitansi tertulis sebuah catatan yang umumnya menyatakan bahwa barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan/ditukar. Jangan lupa cantumkan kata “Tanda Terima” dan “Hormat Kami” lihat pada gambar berikut :

membuat catatan, tanda terima dan hormat kami

Nah kwitansi sudah siap untuk dicetak dan digunakan sebagaimana mestinya. Anda juga bisa menambahkan komponen lainnya agar kwitansi anda terlihat menarik dan identik dengan toko anda.

Selamat mencoba, dan terimakasih atas kunjungannya.

Baca juga artikel lainnya: