[Lengkap] Pengertian Kuesioner, Jenis dan Contohnya

Kuesioner menjadi salah satu aspek yang penting dalam sebuah penelitian. Kuesioner merupakan wujud dari proses atau metode dalam pengumpulan data. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini akuntanonline.com akan memberikan penjelasan lengkap mengenai pengertian kuesioner, jenis dan contohnya.

Pengertian Kuesioner

Kuesioner adalah sejumlah daftar pertanyaan yang dikirimkan kepada para responde baik secara langsung maupun tidak langsung. Kuesioner atau yang sering juga disebut dengan istilah angket secara umum berupa pertanyaan atau pernyataan yang dapat dijawab sesuai dengan bentuk angket yang diberikan.

Jika angket tersebut jenis angket tertutup maka biasanya cara menjawab cukup hanya dengan memberikan tanda check list (√) pada kolom, dan apabila angket tersebut adalah jenis angket terbuka maka cara menjawabnya adalah dengan mengisi jawaban pada kolom yang sudah disediakan.

Pengertian Kuesioner Menurut Para Ahli

Kuesioner adalah suatu bentuk teknik atau alat dalam pengumpulan data yang dilakukan pada metode penelitian dengan tidak perlu atau wajib menghadirkan secara langsung sang sumber data tersebut.

Menurut beliau kuesioner adalah sebuah daftar pertanyaan dalam penelitian yang diharuskan untuk dijawab oleh responden atau informan.

Kelebihan dan Kekurangan Kuesioner

Kelebihan Metode Kuesioner

Kuesioner memiliki beberapa kelebihan dalam pengumpulan data atau informasi penelitian, berikut ini adalah kelebihan dari metode kuesioner dalam penelitian :

  • Tidak memerlukan kehadiran peneliti.
  • Dapat dibagikan secara bersama-sama kepada seluruh responden atau informan.
  • Memiliki waktu yang lebih fleksibel, bergantung pada waktu senggang para responden.
  • Dapat dibuat anonim atau tanpa nama, sehingga responden tidak malu ketika menjawab pertanyaan.
  • Pertanyaan dapat di standarkan.

Kelemahan Metode Kuesioner

Sedangkan kelemahan dari metode pengumpulan data penelitian kuesioner adalah sebagai berikut :

  • Terkadang ada sebagian responden yang kurang teliti, akibatnya sering ada pertanyaan yang terlewatkan.
  • Diragukannya kejujuran para responden meskipun sudah bersifat anonim.
  • Kuesioner sering tidak kembali lagi kepada peneliti jika dikirim menggunakan pos maupun jasa pengiriman lainnya.
  • Para responden dengan tingkat pendidikan tertentu kemungkinan ada kesulitan dalam mengisi kuesioner.

Baca juga :

Jenis-Jenis Kuesioner dan Contohnya

Dalam sebuah penelitian yang berbentuk kuantitatif ada tiga jenis bentuk kuesioner, ketiga jenis kuesioner tersebut adalah kuesioner terbuka, kueisoner tertutup dan kuesioner campuran. Berikut ini adalah penjelasan dari ketiga jenis kuesioner lengkap dengan contohnya masing-masing :

  1. Kuesioner Terbuka

Adalah jenis kuesioner dengan daftar pertanyaan yang memberi kesempatan para responden untuk menuliskan pendapatnya mengenai pertanyaan-pertanyaan yang ada pada lembaran kuesioner yang diberikan peneliti.

Contoh kuesioner terbuka dengan judul penelitian “Kepuasan Peserta Didik Terhadap Fasilitas Perpustakaan Sekolah”.

Apakah anda sering memanfaatkan fasilitas yang ada di perpustakaan sekolah.?

  1. Kuesioner Tertutup

Merupakan lembaran pertanyaan dari peneliti yang jawabannya sudah disediakan. Pengumpulan data dengan metode kuesioner tertutup ini sering kali dikatakan yang terefektif dikarenakan para responden dapat langsung memberikan jawaban dengan tanda centang (√) pada kolom yang sudah disediakan.

Untuk contoh dari kuesioner tertutup ini dapat menggunakan dua alternatif jawaban atau bahkan lebih, berikut adalah contohnya :

Kuesioner dengan dua alternatif jawaban :

Apakah buku-buku yang disediakan perpustakaan sudah cukup memenuhi kebutuhan belajar anda.?

Ya ( )

Tidak ( )

Kuesioner dengan tiga atau lebih jawaban

Bagai mana menurut anda jika perpustakaan dilengkapi dengan koneksi internet.?

Sangat Setuju Sekali ( )

Sangat Setuju ( )

Kurang Setuju ( )

Tidak Setuju Sama Sekali ( )

  1. Kuesioner Campuran

Adalah jenis teknik pengumpulan data dengan perpaduan antara kuesioner tertutup dan terbuka. Contohnya seperti berikut ini :

Apakah ada setuju jika koneksi internet dapat di akses oleh seluruh siswa dengan menggunakan Nomor Induk Siswa.?

( )Setuju, alasannya …………..

( ) Tidak Setuju, alasannya ………….

Syarat Membuat Kuesioner yang Baik

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk membuat kuesioner  yang baik dan mampu untuk mengumpulkan data bagi seorang peneliti. Adapun syarat-sayat tersebut adalah sebagai berikut :

  • Daftar pertanyaan dibuat dengan bahas yang jelas dan tidak ambigu atau multitafsir.
  • Pertanyaan selalu berkaitan dengan masalah yang hendak di pecahkan dalam penelitian, serta usahakan menggunakan bahas baku yang mudah untuk dipahami.
  • Perbanyak wawasan dengan membaca jurnal yang berkaitan dengan penelitian-penelitian dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.
  • Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, pilihlah waktu yang tepat untuk membagikan kuesioner kepada para responden, serta usahakan jangan sampai mengganggu waktu si responden.

Demikian penjelasan dari kami mengenai Pengertian Kuesioner Lengkap Dengan Jenis dan Contohnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan keilmuan para pembaca dalam teknik atau metode pengumpulan data. Terimakasih atas kunjungannya ^^.

Kunjungi juga :