Pengertian Koprasi Lengkap dengan Jenis dan Struktur Organisasinya

Saat ini seperti yang sudah kita ketahui bersama sering kali kita melihat dan mungkin malah sudah menjadi anggota dari salah satu jenis koprasi yang ada. Dengan kita ikut bergabung dalam koprasi, secara tidak langsung kita sedang membangun kemandirian dalam ekonomi dan tentunya membawa manfaat yang luar biasa bagi para  anggota koprasi khususnya dan masayarkat luas umumnya.

Pada kesempatn kali ini kami admin akuntanonline.com akan membahasa tentagn pengertian koprasi, jenis-jenis koprasi lengkap dengan penjelasannya.

Pengertian Koprasi Menurut Para Ahli

Koprasi berasal dari kata Co dan Operation yang memiliki arti bekerja sama untuk mencapai satu tujuan bersama. Dari sini kita bisa menarik  sedikit kesimpulan bahwa koprasi adalah sekumpulan orang atau organisasi badan hukum yang secara bersama-sama memberikan kebebasan sebagai anggota untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

ICA atau Internasional Cooperative Alliance dalam buku The Cooperative Principles karangan P.E Weraman

Menurut ICA koprasi adalah kumpulan orang-orang atau badan hukum (organisasi atau komunitas) yang memiliki tujuan untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi  para anggotanya, dengan cara saling membantu untuk memenuhi kebutuhan anggotanya, serta membatasi keuntungan usaha dengan berlandaskan atas prinsip-prinsip ekonomi.

Menurut Bapak Koprasi Dr. Muhammad Hatta

Menurut beliau yang dimaksud koprasi adalah sebuah bangunan organisasi yang bergerak dalam bidang usaha bersama yang menganut asas kekeluargaan. Selurh anggotanya bekerjasama serta bertanggung jawab secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama pula.

Undang-undang Perkoprasian No.25 Tahun 1994 pasal 1 ayat 1

Menurut UU Perkoprasian No. 25 Tahun 1994 pada pasal 1 ayat 1 definisi koprasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum kopersai dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Koperasi menjadi milik para anggotanya sendiri, dana yang ada diatur atau digunakan sesuai dengan kebutuhan dan keperluan para anggotanya. Sehingga tidak terdapat paksaan atau campur tangan dari pihak lain yang tidak ada hubungannya dengan koperasi.

Untuk pembagian penghasilan dari usaha koperasai harus berdasarkan besar atau kecilnya modal, atau karya dan jasa dari tiap-tiap anggota.

Jenis-Jenis Koperasi

Jenis koperasi bila dilihat dari undang-undang dan bila didasarkan atas kesamaan kepentingan dan kegiatan anggota, maka koperasi yang berlaku dapat dikelompokkan atas ; Koperasi Konsumen, Koperasi Produsen, Koperasi simpan pinjam, dan koperasi pemasaran.

Berikut ini adalah penjelasan dari macam-macam jenis koperasi tersebut di atas :

a. Koperasi Konsumen

Koperasi konsumen adalah koperasi yang kegiatannya sebgai penyalur atau pendistribusian tunggal barang-barang kebutuhan para anggotanya sehari-hari untuk memperpendek jarak antara produsen denan konsumen serta anggotanya berasal dari orang-orang  yang mempunyai kepentingan langsung dalam lapangan konsumsi.

Selain berfungsi sebagai pendistribusian atau penyalur barang-barang kebutuhan pokok para anggotanya, fungsi lain dari koperasi konsumen adalah sebagai berikut :

  1. Dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah.
  2. Kualitas barang yang di koperasi lebih terjamin.
  3. Harga relatif lebih murah atau sama dengan pasar.
  4. Sisa hasil usaha yang diperoleh dari koperasi konsumen di kemablikan lagi kepada para anggota.
  5. Lebih dapat menghemat ongkos penjualan maupun ongkos pembelian.

b. Koperasi Produsen

Yang dimaksud dengan koperasi prodeusen adalah koperasi yang didirikan oleh sebuah industri kecil yang bekerja untuk kepentingan bersama, yang terdiri dari pengusaha, pemilik alat-alat produksi, serta karyawan yang memiliki kepentingan untuk menghindarkan diri dari kaum kapitalis dan usahanya berhubungan langsung dengan bidan industri barang dan kerajinan.

1. Koprasi Petani

Adalah jenis koprasi yang usahanya berkaitan dengan bidang pertanian. Sedangkan anggotanya adalah para petani pemilik lahan, buruh tani atau pemaro, dan orang-orang yang berkepntingan dengan pertanian.

Usaha dari koprasi pertanian ini diantaranya adalah :

  1. Menyediakan alat-alat pertanian, serta bahan-bahan untuk meningkatkan produktivitas pertania seperti misalnya bibit unggul, obat hama dan penyakit tanaman, dan pupuk.
  2. Mengola hasil pertanian dari bahan menjadi hasil yang siap pakai, misalnya seperti penggilingan padi dan pengolahan karet.
  3. Mengusahakan penjualan hasil pertanian atau pemasaran hasil panen para anggota koperasi.
  4. Menyalurkan kredit untuk para anggota, agar dapat memenuhi kebutuhan produksi pertanian dan terhindar dari sistem ijon.

Potensi koperasi petani biasanya diikutsertakan dalam kelompok tani, bimas. Bimas adalah paduan dari kegiatan baik aparat pemerintah, swasta yang melibatkan para petani.

Berbentuk usaha untuk meningkatkan swadaya masyarakat petani dengan saptakarya pertanian yang meliputi :

  1. Panca usaha
  2. Pembinaan atau penguasaan hasil
  3. Pengelolaan hasil
  4. Pemasaran hasil
  5. Pembangunan masyarakat desa
  6. Peningkatan kualitas panen
  7. Peningkatan kualitas pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi.

2. Koprasi Pertenakan

Koperasi pertenakan adalah kopersai yang bergerak dibidang pertenakan. Jadi bisa dipastikan bahwa para anggotanya adalah mereka yang  bergerak dibindang pertenakan, buruh pertenakan, pemilik pertenakan dan lain sebagainya.

Jenis koperasi pertenakan ini dapat di dirikan sesuai dengan jenis hewan ternak yang akan di kembangkan, misalnya seperti ; koperasi pertenakan ayam buras, koperasi pertenakan itik, dan koperasi pertenakan sapi, kambing, dan kerbau.

Koperasi peternakan bisa kita kaitkan dengan pertanian, sehingga bisa kita jadikan sebagi usaha sambilan. Dilain sisi kedau hal ini akan saling menguntungkan dan juga akan menciptakan lapangan usaha manakala diorganisir dengan baik dan maksimal.

Adapaun bidang usaha dari koperasi pertenakan antaralain :

  1. Mengusahakan penyediaan akan bibit unggul, obat-obatan ternak, dan pakan ternak.
  2. Menyediakan lahan atau tempat untuk menggembalakan ternak.
  3. Memberikan kredit kepada para anggota koperasi.
  4. Mengusahakan penjualan hasil pertenakan.

3. Koperasi Perikanan

Adalah jenis koperasi yang berisi orang-orang yang berkepentingan dengan bidang perikanan, baik perikanan laut maupun perikanan sungai, serta para pengusaha pemilik perikanan, nelayan, sebagai anggotanya.

Kegiatan usaha dari koperasi perikanan antaralain :

  1. Penyedian bibik ikan, alat-alat penangkap ikan serta perahu bermotor untuk anggota.
  2. Pengadan sarana pengangkut hasil perikanan.
  3. Pengolahan hasil ikan dengan sistem mekanik dan bahan berjalan.
  4. Mengusahakan pemasaran dari hasil perikanan untuk para anggotanya maupun masyarakt luas.
  5. Pemberian layanan kredit bagi para anggotanya.

4. Koperasi Kerajinan dan Industri

Adalah jenis koperasi yang anggotanya terdiri atas orang-orang yang berkaitan dengan kerajinan dan industri. Setiap usaha-usaha kerajinan dan industri, seperti pengusaha kerajinan dan industri atau misalnya seperti koperasi kerajinan tanggan, koperasi batik, koperasi ukir kayu, koperasi industri tekstil dan elektronika.

Kegiatan usaha yang biasa dijalankan dalam koperasi kerajinan dan industri antara lain :

  1. Menyediakan bahan-bahan dan alat dari kerajinan dan industri yang dibutuhkan.
  2. Menyediakan model-model baru dengan teknologi mutakhir.
  3. Mengusahakan pemasaran hasil.
  4. Menyediakan sarana gudang dan pengangkutan.
  5. Menggunakan cara atau metode pembuatan hasil yang lebih moderen.

c. Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam atau yang lebih akrab dengan istilah koperasi kredit adalah kopersai yang kegiatan utamanya adalah menyimpan dana atau menaungi sejumlah tabungan yang terkumpul kemudian dipinjamkan kepada para anggotanya yang mempunyai keperluan langsung dalam lapangan perkreditan dengan persentase tingkat bunga yang diatur dalam anggaran rumah tangga koperasi.

Sedangkan bidan usaha koperasi simpan pinjam diantaranya adalah ; menerima uang simpanan dari para anggota koperasi dan melayani pinjaman dari para anggota koperasi.

Tujuan dari Koperasi Simpan Pinjam

Adapaun tujuan utama dari koperasi simpan pinjam ini adalah :

  1. Untuk membantu para anggotanya yang sedang membutuhkan dana dengan memberikan bantuan kredit.
  2. Mendidik para anggota agar giat menyimpan dananya secara teratur sehingga dapat membentuk modal usaha untuk berikutnya.
  3. Mengajarkan kepada para anggota untuk menerapkan pola hidup teratur dengan menyisihkan sebagaian kecil dari usahanya untuk kemudian ditabung.
  4. Menambah pengetahuan dan informasi tentang perkoperasian.

d. Koprasi Pemasaran

Merupakan koperasi yang anggotanya adalah orang-orang yang mempunyai usaha tertentu untuk pemasaran barang dan jasa maupun kepentingan langsung dalam bidang tersebut.

Adapun tujuan dari koperasi pemasaran diantaranya adalah untuk membantu memasarkan barang-barang yang dihasilkan oleh para anggotanya, memberikan pelayanan kepada anggota tentang cara meningkatkan jumlah dan mutu barang yang layak untuk dipasarkan ke konsumen, serta memperlancar arus barang dari produsen ke konsumen.

e. Koperasi Jasa

Merupakan koperasi yang khusus bergerak dibidang pelayanan. Koperasi ini muncul akibat dari meningkatnya kegiatan usaha dan keanekaragaman kebutuhan. Jad selain bergerak pada bidang usaha produktif, koperasi juga perlu didirikan untuk kegiatan bidang usaha jasa.

Jenis dan contoh dari koperasi ini  adalah seperti Koperasi Angkutan Kota, Koperasi  Bina Usaha Transportasi RI (Koburit), Koperasi Bandung Tertib atau Kobanter, Angkutan pedesaan, KOPA atau Koperasi Ankutan Jakarta, KAI atau Koperasi Asuransi Indonesia, Koperasi Listrik, Koprasi Usaha Kredit atau KUK, BPR dan Bank Umum Koperasi, serta masih banyak lagi yang lainnya.

f. Koperasi Unit Desa atau KUD

KUD atau Kopersai Unit Desa adalah jenis organisasi yang banyak berkembang di pedesaan dikarenakan berwatak sosila masyarakat dan kegiatan usahanya adalah mejadi wadah pengembangan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Fungsi Koperasi Unit Desa atau  KUD

Adapun peran dan fungsi dari KUD sebagai pusat pelayanan dalam kegiatan perekonomian pedesaan antara lain :

  1. Perkreditan, yakni menyediakan kebutuhan modal investasi dan modal kerja atau usaha untuk keperluan produksi bagi anggotan KUD dan warga desa pada umumnya.
  2. Penyediaan dan penyaluran sarana-sarana produksi semisal sarana sebelum dan sesudah panen, sarana produksi untuk keperluan industri atau kerajinan dan sebgainya, serta penyediaan dan penyaluran barang-barang keperluan sehari-hari khusunya bahan pokok dan jasa.
  3. Menjadi tempat pengolahan dan pemasaran hasil produksi atau industri dari para anggota dan warga desa.
  4. Berfungsi sebagai kegiatan perekonomian lainnya seperti perdagangan, dan sebagainya.

Tugas dari KUD :

  • Mewajibkan serta menggingatkan anggota untuk menyimpan secara teratur.
  • Memberikan pinjaman keada anggotanya agar usaha yang dimiliknya maju dan berkembang.
  • Memberikan penyuluhan tentan teknik pertanian, peternakan, perikanan, dan lain sebgainya yang berkaitan dengan usaha para anggotanya.
  • Mengadakan penyuluhan tentang ergudangan, dan menyelengarakan pemasaran hasil-hasil anggota.
  • Mengadakan atau menyalurkan barang-barang konsumsi keperluan anggota.
  • Menambah pengetahuan perkoprasian para anggota.

Struktur Organisasi Koperasi

Struktur organisasi koperasi terdiri dari induk koperasi gabungan atau koperasi induk sekunder. Koperasi induk terdiri sekurang-kurangnya terdiri dari tiga koperasi. Disebut sebagai koperasi sekunder karena diatas koperasi primer.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada  tabel berikut ini dan penjelasannya :

Keterangan :

  1. Induk Koperasi terdiri sekurang-kurangnya gabungan dari 3 koperasi berbadan hukum.
  2. Gabungan Koperasi adalah terdiri atas sekurang-kurangnya dari 3 pusat koperasi yang berbadan hukum.
  3. Pusat Koperasi terdiri atas sekurang-kurangnya dari 3 unit kopersai primer yang berbadan hukum.
  4. Koperasi Primer adalah koperasi yang terdiri atas 20 orang anggota.

Nah, demikinalah penjelasan dari kami mengenai Pengerian Koperasi Lengkap dengan Jenis dan Struktur Organisasinya. Semoga bermanfaat serta menambah wawasan dari para pembaca sekalian.

Kunjungi juga :