Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier Beserta Dengan Contohnya

Dalam kehidupan sehari-hari manusia harus memenuhi kebutuhan hidupnya demi keberlangsungan hidupnya.

Namun, kenyataannya alat pemenuh kebutuhan yang tersedia memiliki jumlah yang terbatas. Hal ini tidak berbanding lurus dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

Untuk mengatasi masalah ini, manusia mulai mengelompokkan jenis kebutuhan yang mereka perlukan.

Mereka membaginya berdasarkan tingkat kepentingan kebutuhan atau berdasarkan intensitas nya.

Pada kesempatan ini akuntanonline.com akan membahas secara tuntas mengenai kebutuhan manusia berdasarkan intensitas nya.

Kebutuhan ini dibagi menjadi 3, yakni kebutuhan primer, Sekunder, dan tersier. Dari ketiga kebutuhan ini ada satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap orang.

Sehingga seseorang harus berjuang dengan keras untuk memenuhi kebutuhannya tersebut, begitu sebaliknya ada juga kebutuhan yang sifatnya hanya sebagai pelengkap saja, yang tidak menjadi prioritas utama dari manusia.

Berikut ini adalah penjelasan dari pengertian kebutuhan primer, sekunder, dan tersier:

Pengertian Kebutuhan Primer

Menurut International Labour Organization (ILO) kebutuhan primer merupakan kebutuhan fisik minim manusia yang berkaitan dengan kemampuan dalam mencukupi kebutuhan pokoknya (baik untuk masyarakat miskin, menengah maupun kaya).

Menarik kesimpulan dari penjelasan kebutuhan primer yang di ungkapkan oleh ILO maka kita bisa menyimpulkan bahwa kebutuhan primer merupakan sebuah kebutuhan pokok atau yang utama yang harus dipenuhi oleh setiap orang untuk dapat menjalani hidup yang layak sebagai manusia.

Hal ini dapat diartikan bahwa kebutuhan primer adalah kebutuhan pertama yang harus dipenuhi seseorang demi keberlangsungan hidupnya.

Jika kebutuhan yang utama ini tidak dapat dipenuhi maka ada kemungkinan kebutuhan yang lainnya tidak akan terpenuhi.

Contoh Dari Kebutuhan Primer:

Untuk dapat bertahan hidup kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh manusia terdiri dari 3 macam yakni:

1. Sandang atau Pakaian

merupakan kebutuhan manusia berupa pakaian, tentunya hal ini sudah jelas kegunaannya yakni untuk menutupi tubuh kita dari rasa dingin dan panas sinar mata hari.

2.Pangan atau makanan

Kebutuhan pangan adalah kebutuhan pokok manusia seperti beras, jagung, singkong dan lain sebagainya.

3. Papan atau Rumah

kebutuhan akan papan adalah kebutuhan manusia untuk memiliki hunian berupa rumah atau tempat tinggal yang layak.

4. Kesehatan & Pendidikan

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan zaman, kini kebutuhan akan kesehatan serta pendidikan masuk menjadi kebutuhan primer atau pokok bagi manusia.

Dimana semua orang perlu mendapatkan pendidikan yang layak serta kesehatan untuk dapat memenuhi segala kebutuhan hidupnya.

Pengertian Kebutuhan Sekunder

Tahapan kebutuhan manusia yang harus dipenuhi selanjutnya oleh manusia adalah kebutuhan sekunder.

Apakah kebutuhan sekunder itu?

Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan manusia yang harus dipenuhi setelah terpenuhinya kebutuhan primer.

Dimana kebutuhan sekunder ini bisa kita sebut sebagai kebutuhan tambahan, kebutuhan sekunder ini memiliki sifat sebagai pelengkap dari kebutuhan pokok atau primer.

Kebutuhan sekunder ini merupakan kebutuhan yang dapat mendukung kehidupan manusia agar dapat berlangsung lebih baik lagi.

Sebenarnya apabila kebutuhan ini tidak dipenuhi pun tidak menjadi masalah, karena tidak mengganggu kelangsungan hidup manusia.

Intinya adalah bahwa kebutuhan sekunder adalah sebagai kebutuhan penunjang dari kebutuhan primer yang sifatnya tidak mendesak.

Dalam kehidupannya kebutuhan sekunder setiap orang berbeda-beda. Karena kebutuhan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kebutuhan sekunder:

Faktor-faktor yang Mempengaruhi  Kebutuhan Sekunder

  • Faktor lingkungan tempat tinggal,
  • Faktor psikologi atau gaya hidup, dan
  • Faktor tradisi yang berlaku.

Contoh Kebutuhan Sekunder:

Ada banyak sekali kebutuhan sekunder yang dibutuhkan manusia sebagai penyokong dari kehidupannya.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari kebutuhan sekunder:

  1. Pariwisata,

  2. rekreasi,

  3. olahraga,

  4. hiburan,

  5. sepeda motor,

  6. koran/surat kabar,

  7. telepon genggam/handphone,

  8. tv,

  9. mesin cuci,

  10. kulkas,

  11. dan masih banyak lagi yang lainnya.

Semua contoh kebutuhan sekunder di atas dibutuhkan namun bersifat tidak mendesak.

Dengan adanya kemampuan setiap individu atau manusia dalam memenuhi kebutuhan ini, maka kebutuhan manusia akan berlangsung dengan baik.

Pengertian Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier merupakan kebutuhan yang akan dapat dipenuhi oleh setiap manusia apa bila kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder sudah terpenuhi atau manusia tersebut bisa dengan sangat mudah memenuhi kedua kebutuhan utama tersebut.

Mengapa demikian? Hal ini karena kebutuhan tersier itu sendiri merupakan sebuah kebutuhan yang erat kaitannya dengan kebutuhan akan barang-barang mewah.

Kebutuhan ini juga dikenal sebagai kebutuhan yang bersifat prestisius.

Tujuan dari kebutuhan ini adalah untuk menaikkan status sosial seseorang, atau sering dikaitkan dengan kesanggupan seseorang dalam memenuhi hobby yang dimilikinya.

Dalam praktek kehidupan nyata, tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan tersier nya.

Kebutuhan jenis ini biasanya hanya dapat dipenuhi oleh mereka golongan masyarakat yang memiliki status ekonomi menengah keatas atau orang-orang kaya saja.

Hiburan dan kesenangan belaka termasuk sifat dari kebutuhan tersier.

Dari penjelasan mengenai akan kebutuhan tersier, kita dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa kebutuhan tersier ini tidak mempengaruhi dari kelangsungan hidup manusia.

Contoh Dari Kebutuhan Tersier:

Contoh dari jenis kebutuhan ini antara lain adalah seperti:

  1. Apartemen,

  2. Berlian atau perhiasan,

  3. Vila,

  4. Mobil sport,

  5. Jet pribadi, dan masih banyak lagi lainnya.

Namun dalam beberapa kasus, hal ini perlu diketahui bahwa kebutuhan yang dikelompokkan menurut intensitas kegunaannya bagi setiap orang itu berbeda-beda.

Dalam hal ini berarti bisa jadi untuk si A barang tersebut adalah kebutuhan tersier, tetapi untuk si B dengan status sosial si B lebih tinggi dari si A maka barang tersebut termasuk dalam kebutuhan sekunder.

Jadi, kita dapat menarik  sebuah kesimpulan bahwa setiap kebutuhan manusia itu berbeda-beda.

Semua kebutuhan yang ingin dipenuhi seseorang itu dapat dilihat dari keadaan sosial budaya dimana ia tinggal, pendidikan, dan juga pendapatan yang dimiliki.

Ada barang yang termasuk sebagai kebutuhan tersier bagi seseorang, namun bisa jadi barang tersebut menjadi kebutuhan sekunder bagi orang lain.

Nah, demikianlah penjelasan dari kami mengenai pengertian dari kebutuhan primer, sekunder, dan tersier, lengkap dengan contohnya.

“Question: kalau kebutuhan jasmani dan rohani masuk ke kategori kebutuhan apa ya..?” penjelasan tenang kebutuhan jasmani dan rohani bisa kalian baca disini.

Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan pengunjung setia akuntanonline.com.

2 pemikiran pada “Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier Beserta Dengan Contohnya”

  1. halo pak/bu sekarang kebutuhan primer tidak 3 sampai 4 lagi melainkan sudah 5 tambah kesehatan padahal dahulu cuma 3 (sandang, pangan, papan) kemmudian tambah ada pendidikan

    Balas

Tinggalkan komentar