Pengertian, Fungsi, Jenis, Serta Manfaat Giro dan Rekening Koran

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa giro, deposito, dan tabungan adalah merupakan dana milik pihak ketiga atau dana yang dikumpulkan oleh bank baik dari masyarakat perorangan maupun suatu badan usaha.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akuntanonline.com akan membahas soal giro dan rekening koran. Dan berikut ini adalah penjelasan kami dari kedua pembahasan tersebut di atas :

Pengertian atau Definisi Giro

Giro adalah simpanan milik pihak ketiga yang sistem penarikan dananya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan syarat menerbitkan cek dan bilyet giro. Adapun cek adalah surat perintah pembayaran tanpa syarat, sedangkan bilyet giro adalah sebuah surat perintah pemindah bukuan. (Lengkap Pengertian Polis, Premi, dan Klaim Asuransi)

Sedangkan untuk penarikan dana tersebut, sama halnya seperti nasabah pada umumnya, dimana para pemegang giro akan mendapatkan buku cek atau bilyet giro.

Bagi pihak bank, giro merupakan jenis sumber dana jangka pendek. Mengapa demikian..? hal ini karena penarikan giro yang sifatnya dapat dilakukan setiap saat.

Jumlah simpanan giro juga lebih dinamis   atau fluktuasi dari waktu ke waktu. Lain halnya bagi para nasabah pemegang rekening giro, sifat penarikan giro dirasakan sangat membantu dalam membiayai nasabah secara lebih efisien. (Pengertian Teori Efektifitas dan Contohnya)

Keuntungan lain dari adanya rekening giro pada bank bagi para nasabahnya adalah, para nasabah bisa melakukan suatu pembayaran transaksi tanpa harus beresiko menggunakan uang tunai dalam jumlah yang besar.

Untuk pencatatan simpanan giro, dilakukan dalam buku yang disebut dengan istilah buku giro atau rekening giro. Dikarenakan saldonya yang bersifat dinamis atau sering berubah-ubah, maka rekening giro sering juga disebut sebagai rekening koran atau  current account.

Bunga atas simpanan giro yang akan diberikan kepada giran atau penyimpan dana disebut dengan istilah jasa giro, adapun jasa giro juga dikenakan pajak penghasilan atau PPh. ( 3 Sistem Dasar Pemungutan Pajak di Indonesia)

Sedangkan untuk biaya yang akan dikenakan pada rekening giro tak jauh berbeda atau sama halnya dengan tabungan dan deposito. Para penyimpanan dana akan dikenakan biaya buku cek, dana bilyet giro dan juga biaya administrasi yang akan dipotong setiap bulannya oleh pihak bank.

Fungsi serta Manfaat Giro

Adapun manfaat yang akan diperoleh para nasbah rekening giro yang menyimpan dananya di bank, selai untuk sebuah keamanan dan kerahasiaan yang terjamin juga memiliki beberapa manfaat lainnya.

Berikut ini adalah manfaat dan fungsi lain dari giro :

  1. Para pemilik rekening giro untuk melakukan pembayaran dalam transaksi jual beli bisa meggunakan cek atau bilyet giro.
  2. Para pemegang rekening giro bisa melakukan penarikan dananya setiap saat. Yang artinya manakala nasabah memerlukan uang dalam bentuk tunai dapat melakukan pencairan. Tentunya hal ini berbeda dengan deposito berjangka yang hanya bisa melakukan penarikan sesuao dengan jangka waktu yang sudah di sepakati bersama antara kedua belah pihak.
  3. Dari kedua jeis manfaar giro, maka kita bisa ambil sebuah kesimpulan bahwa nasabah pemilik rekening giro tidak perlu mengantongi uang dalam jumlah yang sangat banyak.
  4. Proses administrasi dapat dilakukan dengan baik, hal ini karena nasabah setiap bulan selalu mendapatkan rekening koran setiap bulannya.

Jenis-Jenis Rekening Giro

Rekening giro yang dimiliki nasabah pada suatu bank terbagi menjadi dua,  yakni sebagai berikut :

  1. Rekening atas nama suatu badan atau rekening atas nama. Contoh yang termasuk dalam jenis rekening atas nama ini antaralain adalah : organisasi masyarakat, lembaga negara atau instansi pemerintah, yayasan, badan usaha PT atau perseroan terbatas, persekutuan firma dan koperasi.
  2. Rekening perorangan. Adapun contoh dari rekening giro perorangan ini adalah rekening giro atas nama pribadi nasabah, dan usaha perorangan seperti misal toko, restoran, bengkel, dan sebagainya.

Pengertian Rekening Koran

salah satu contoh rekening koran pada bank suwasta (Bank Mandiri)

 

Definisi rekening koran adalah sebuah laporan yang diberikan oleh pihak bank kepada pemegang rekening giro berupa informasi atas transaksi yang dilakukan bank terhadap rekening giro tersebut selama satu bulan berjalan dan  saldo kas di Bank. ( Pengertian, Ciri, dan Karakteristik Perusahaan Dagang)

Rekening Koran Dilihat dari Sudut Pandang Bank

Setiap rekening pada bank, di padang oleh pihak bank sebagai hutang. Oleh sebab itu, setiap ada penambahan pada suatu rekening akan di catat pada posisi kredit dalam bank.

Rekening Koran dari Sudut Pandang Perusahaan atau Pemegang Rekening

Menurut nasabah pemegang rekening koran pada bank adalah aktiva. Oleh karenanya setiap terjadi penambahan atas rekening bank tersebut dicata oleh perusahaan pada posisi dbit.

Artinya jumlah sisi kredit pada pencatatn pihak bank akan sama dengan jumlah pada posisi debit pencatatan perusahaan atau perorangan pemegang rekening giro tersebut. ( Pengertian Reksadana, Jenis-Jenis serta Manfaatnya)

Sifat Rekening Koran

Rekening koran yang dikeluarkan oleh pihak bank berisi mengenai informasi arus kas masuk atau keluar dari rekening yang bersangkutan, jadi bisa dibilang sifanya sama dengan buku tabungan.

Didlam rekening koran memuat informasi mengenai tanggal dan sandi transaksi, mutasi debit, mutasi kredit dan saldo. Perbedaan yang nampak jelas dari kedua jenis ini adalah, jika pada buku tabungan dibuka atas nama nasabah atau deposan perorangan.

Sedangkan pada rekening koran dibuka untuk nasabah entitas atau corporate.

Perbedaan Rekening Koran dan Tabungan

kolom perbedaan rekening koran dan tabungan

Demikian tadi penjelasan kami mengenia “Pengertian Giro dan Rekening Koran, Lengkap dengan Fungsi serta Manfaat dan Jenisnya”. Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan terimakasih telah berkunjung di akuntanonline.com. 

Kunjungi artikel lainnya: