Pengertian Dumping Lengkap Dengan Contoh dan Jenisnya Dalam Perdagangan Internasional

Dumping bisa dikatakan sebagai sebua kecurangan dalam perdagangan internasional. Dumping merupakan  penetapan harga ekspor barang yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan harga jual produk yang sama di dalam negeri atau nilai nominalnya dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan pangsa pasar.

Lalu  apakah maksud dari dumping tersebut..?

Untuk lebih jelas mengenai pengertian dumping, tujuan, jenis dan contohnya jangan kemana-mana tetap disini di akuntanonline.com, karena kami akan menjelaskan secara terperinci dan ringkas mengenai semua hal tersebut disini.

Do you know..?

WTO atau Worl Trade Organization telah bersepakat mengadakan perdagangan dunia  yang bebas, maksudnya adalah setia hambatan yang muncul dari pedangangan baik dalam bentuk tarif maupun non tarif harus dihapuskan.  Hal ini berdampak, setiap barang keluar masuk negara anggotanya dengan bebas.

Sedangkan konsekensi yang muncul dari perdangang bebas  akan berdampak pada persaingan yang semakin lebih ketat lagi. Hal tersebut juga dikhawatirkan akan menimbulkan praktik perdangangan yang tidak sehat yang kemudian akan banyak terjadi masalah dumping.

Dumping akan menjadi praktik yang merugikan bagi industri khususnya untuk negeri yang menjadi tempata praktik dari dumping tersebut.

Pengertian Dumping Menurut Para Ahli

W.J.S. Poerwadarminta dalam KBBI

Seorang ahli Kamus Besar Bahasa Indonesia W.J.S. Poerwadarminto menjelakan, dumping adalah menjual barang keluar negeri dengan harga dibawah harga pada negeri sendiri atau lebih murah dibandingkan dengan harga yang beredar di dalam negerinya.

Menurut Kamus Hukum Ekonomi

Pengertian dumping adalah sebuah praktik dagang yang dilakukan oleh seorang eksportir yang menjual barangnya dibawah harga wajar atau lebih rendah di pasar internasional, sedang disisi lain harga pokok yang sama dijual di dalam negerinya lebih tinggi atau di negara pihak ketiga lainnya.

Hal tersebut tentunya akan merugikan bagi pesaing lainnya di negara yang dilakukan praktik dumping oleh para eksportirnya.

Dumping Menurut Kamus Lengkap Perdagangan Internasional

Pengertian dumping dalam kamus lengkap perdagangan internasional adalah komoditi pada pasar luar negeri yang memiliki tingakat harga cenderung lebih rendah dibandingkan dengan nilai pasar wajar atau tingkat harga yang lebih rendah dari tingkat harga di pasar tempat wilayahnya sendiri atau negara ketiga.

Menurtu Muhammad Ashari

Muhammad Ashari menjelaskan bahwa praktik dumping adalah bentuk dari persaingan yang  curang yakni dalam bentuk diskriminasi harga. Atau dengan kata lain produk yang ditawarkan di pasar negara lain harganya lebih rendah atau dibawah harga normalnya atau harga jual di negera lain.

Baca juga :
Contoh Jurnal Penutupan dan Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur
Pengertian dan Perbedaan Aktiva dan Pasiva
7 Perbedaan Mendasar Pasar Uang dan Pasar Modal
Pengertian Pajak Pertambahan Nilai, Dilihat dari Subjek, Objek dan Dasar Hukum UU

Tujuan Politik Dumping

Tujuan dari praktik dilakukanya politik dumping tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meraup untung yang sebesar-besarnya, dengan cara mendiskriminasikan harga. Yakni dengan cara menjual atau mengekspor produk ke negara lain dengan harga rendah atau berada di bawah harga yang dijual pada negara si pengekspor tersebut atau negara lainnya.

Contoh Dumping dan Jenis-Jenisnya

Praktik dumpung dalam perdanganga internasional dapat kita bedakan kedalam 3 jenis, yakni dumping yang bersifat sporadis, diskriminasi harga internasional, dan predatory dumping.

Berikut ini adalah penjelasan dari 3 jenis praktik dumpung tersebut :

  1. Dumping yang Bersifat Sporadis atau Sporadic Dumping

Dumping ini dialakukan dengan melakukan penjualan barang keluar negeri dalam jangka waktu yang pendek. Tujuan utama dari jenis dumping ini adalah untuk mencegah penumpukan barang pada pasar domestik, yang diakibatkan dari kelebihan produksi di pabrik sehingga dilakukanlah ekspor dengan harga yang lebih rendah.

Hal tersbut tentunya akan menimbulkan diskriminasi harga pada waktu tertentu oleh produsen yang untung karena bisa menjual kelebihan produknya di pasar luar negeri.

  1. Deskriminasi Harga Internasional atau Persistent Dumping

Dumping presistent merupakan penjualan secara dumping yang dilakukan secata terus menerus dan menetap. Penjualan ini dialkukan oleh para produsen barang yang memiliki pasar monopolistik dalam negeri, yang bertujuan memaksimalkan keuntungan dari menjual  barang yang lebih tinggi pada pasar domestik.

Dumping ini dapat berkembang dan bisa berjalan dengan sekian lama dikarenakan adanya perbedaan pasar antara negara pengimportir dan eksportir.

  1. Predatory Dumping

Dumping yang satu ini bisa dibilang duping yang ekstrim, hal ini karena dumping yang dilakukan ini bertujuan untuk melumpuhkan para pesaingnya. Dimana setelah para pesainya tumbang, pelaku akan menaikkan lagi harga barang dengan sesuka hati.

Dengan demikian perdagangan bisa di monopoli dan membatasi persaingan untuk jangka waktu yang lama meskipun sebelumnya mengalami kerugian dalam kurun waktu jangka pendek.

Baca juga :
11 Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Suatu Negara
Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima Dimuka
Pengertian Hukum Permintaan dan Penawaran Lengkap Dengan Kurvanya

Menurut Robert Willing

Ilmuan Robert Willing membedakan praktek dumping kedalam 4 tipe yang dilihat dari tujuan eksportir. Ke 4 tipe tersebut antaralain adalah, market expansion dumping, cyclical dumping, state tranding dumping, dan strategic dumping.

Dibawah ini adalah penjelasan dari ke 4 tipe praktek dumping yang di paparkan oleh Robert Willing.

  1. Market Expansion Dumping

Keuntungan bisa diperoleh oleh perusahaan pengekspor dengan cara menetapkan mark-up yang lebih rendah di pasar impor, dikarenakan harga elsatisitas permintaan yang lebih besar selama harga yang ditawarkan lebih rendah dipasaran.

  1. Cyclical Dumping

Cyclical Dumping ini muncul dari akibat biaya marginal yang tidak jelas atau cenderung rendah. Hal yang menjadi penyebab munculnya cyclical dumping adalah karena adanya biaya produksi yang menyertai kondisi dari kelebihan kapasitas produksi yang terpisah dari pembantu produk terkait.

  1. State Tranding Dumping

State tranding dumping ini  muncul disebabkan hampir sama dengan aksi-asksi dumping lainya. Perbedaannya terletak pada  lebih menonjolnya pada akuisisi moneternya.

  1. Strategic Dumping

Istilah ini mengambarkan ekspor yang merugikan perusahaan saingan di negara pengimpor. Hal tersebut bisa dilakukan dengan strategi pemotongan harga ekspor dan  pembatasan pada produk yang sama kepasar negara pengekspor.

Demikian tadi penjelasan dari kami mengenai “Pengertian Dumping dalam Pasar Internasional”. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan para pemabca semuanya, dan terimkasih sudah berkunjung.

Kunjungi artikel lainnya :