Pengertian Amortisasi Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabanya

Pengertian Amortisasi

Amortisasi merupakan sebuah prosedur dalam akuntansi yang dengan cara bertahap akan mengurangi nilai biaya dan aset (aktiva tak berwujud), dengan umur ekonomis yang terbatas melalui proses pembebanan secara berkala ke pendapapatan.

Amortisasi bisa juga kita artikan sebagai penurunan nilai penyusutan dari sebuah asset yang mempunyai umur ekonomis lama.

Amortisasai merupakan sebuah istilah dari akuntansi yang dapat diartikan sebagai pengalokasian biaya aktiva tidak berwujud yang mengacu pada pengurangan kewajiban dengan pemabayaran pokok beserta bunganya secara teratur dalam jumlah tertentu sampai pinjaman terbayar saat tanggal jatuh tempo.

Lalu apa bedanya amortisasi dengan depresiasi dan deples..?

Depresiasi merupakan sebuah pengalokasian biaya penyusutan terhadap asset tetap selama masa manfaatnya atau umur ekonomis dari aset tersebut.

Sedangkan Deplesi adalah penyusutan yang terjadi  pada bidang peretambangan.

Dan seperti yang sudah dijelakasn sebelumnya bahwa amortisasi adalah suatu penurunan atau pengurangan dari nilai aktiva tidak berwujud setiap periode akutansi berjalan.

Perusahaan melakukan penghapusan terhadap aset tak berwujud melalu amortiasai seperti Goodwill. Amortisasi sering juga digunakan dilakukan untuk nilai yang dibayarkan di atas nilai pembelian preferen atau obligasi.

Sedangkan mengenai dana amortisasi atau amortization fund merupakan sebuah pengumpulnan dana secara berkala yang kemudian digunakan untuk membayar beban amortisasi tersebut.

Adapun tujuan dari amortisasi itu sendiri adalah untuk mencerminkan nilai penjualan kembali.

Contoh Soal Amortisasi

  1. Perusahaan Maju Bersama memiliki pinjaman sebesar Rp.1.000.000, dan setiap tahun diansur sebesar Rp.50.000 pertahun. Maka dalam hal ini perusahaan telah mengamortisasi pinjaman sebesar Rp.50.000 setiap tahunya.
  2. Sebuah perusahaan industri memiliki sebuah hak paten atas sebuah mesin selama 10 tahun. Apabila industri tersebut menghabiskan dana sebesar Rp.100.000.000, untuk mengembangkan produk maka akan diakui dan dicatat sebesar Rp.10.000.000/tahun selama 10 tahun sebgai biaya amortisasi.

Contoh Pencatanan  Amortisasi pada Jurnal

Pengurangan nilai aktiva tak berwujud ini dilakukan dengan meletakan akun beban amortisasi pada posisi debit dan akun aktiva tak berwujud pada posisi kredit.

Contoh pencatatan amortisasi di dalam jurnal

Sekian penjelasan singkat kami tentang “Pengertian serta Contoh Sola Amortisasi”. Semoga bermanfaat bagi para pembaca setia akuntanonline.com dan terimakasih atas kunjungannya.

Kunjungi juga :