Pengertian Aktiva Lancar dan Tidak Lancar

Pada kesempatan yang lalu kami telah membahas soal akun-akun pasiva. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai pengertian aktiva. Baik itu aktiva lancar maupun aktiva tidak lancar.

Dan untuk mempersingkat waktu berikut ini kami akan menguraikan penjelasan mengenai aktiva. Mulai dari pengertian dan jenis-jenis aktiva.

Pengertian Aktiva / Asset

Aktiva merupakan seluruh harta kekayaan yang dimiliki perusahaan, baik dalam bentuk harta benda atau hak yang dikuasai oleh perusahaan tersebut. Aset pada perusahaan ini dapat diukur dengan tepat dan jelas menggunakan satuan uang dan diurutkan kembali berdasarkan perubahan nya kembali menjadi uang kas.

Menurut FASB atau Financial Accounting Standard Board  aktiva adalah suatu manfaat ekonomi yang cukup pasti dimasa depan, yang mana aktiva tersebut dikuasai atau dimiliki oleh perusahaan sebagai akibat peristiwa transaksi yang terjadi di masa lalu.

Maksud dari kata cukup pasti pada penjelasan FASB adalah karena aktiva lah yang dijadikan perusahaan sebagai modal dalam kegiatan operasional perusahaan, baik pembiayaan maupun investasi.

Sedangkan kalimat transaksi di masa lalu, dimaksudkan untuk menjelaskan seperti pembelian, kontrak piutang, penerbitan saham, pinjam meminjam dengan pihak bank atau lembaga keuangan dan investasi.

Dalam pengertian lain, aktiva adalah sebagai sumber daya yang dimiliki oleh organisasi bisnis atau usaha. Bentuknya pun bisa berupa fisik maupun non fisik atau berupa hak dan mempunyai manfaat ekonomi dimasa yang akan datang.

Macam-Macam Aktiva

Umumnya aktiva dikelompokkan kedalam dua jenis. Yakni aktiva lancar dan aktiva tidak lancar, dan berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai keduanya :

  1. Aktiva Lancar atau Current Asset

Merupakan jenis aktiva yang mempunyai manfaat dalam kurun waktu yang relatif singkat yakni kurang lebih satu tahun berjalan, yang kemudian dapat diubah menjadi uang tunai atau kas.

Aktiva lancar itu sendiri terdiri dari :

  • Kas / Cash

Kas merupakan uang tunai yang dapat digunakan untuk membiayai berjalannya operasi perusahaan.

  • Piutang dagang / accounts receivable

Merupakan tagihan yang belum dibayarkan oleh pihak kreditur atau pelanggan akibat dari adanya transaksi penjualan barang secara kredit.

  • Persediaan barang dagang / merchandise inventories

Persediaan barang dagang adalah seluruh barang dagang yang sampai akhir periode berjalan masih belum laku terjual atau masih berada didalam gudang penyimpanan barang.

  • Surat berharga / marketable securrities

Sebuah kepemilikan saham atau obligasi perusahaan lain yang bersifat sementara dan sewaktu-waktu dapat di jual kembali.

  • Perlengkapan / supplies

Merupakan suatu jenis barang habis pakai yang digunakan dalam menyokong kelancaran jalanya usaha di perusahaan.

  • Sewa dibayar di muka / prepaid rent

Merupakan sebuah pengeluaran yang dilakukan untuk mendapatkan suatu jasa atau tempat dari pihak lain, yang menyewakan tempatnya untuk kita gunakan sebagai tempat usaha.

  • Biaya dibayar di muka / prepaid expanse

Proses pembayaran yang dilakukan di awal tetapi belum menjadi sebuah kewajiban pada periode  bersangkutan.

  • Piutang pendapatan / accured revenue

Adalah sebuah penghasilan yang menjadi hak dari perusahaan karena telah menyelesaikan pekerjaan atau memberikan jasanya, namun pembayarannya masih belum diterima oleh pihak perusahaan.

  • Wesel tagih / notes receivable

Adalah sebuah surat perintah penagihan atas suatu entitas bisnis perusahaan kepada pihak lain yang mana namanya dinyatakan di dalam surat tersebut.

  1. Aktiva Tidak Lancar

Merupakan jenis kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang bisa kita ukur dengan jelas, dan bersifat tahan lama atau bertahan lebih dari satu tahun. Berikut ini adalah beberapa macam aktiva yang masuk dalam golongan aktiva tidak lancar :

  1. Aktiva Tetap / fixed asset

Merupakan jenis aktiva yang berwujud, dan dalam bentuk yang siap pakai atau sudah dibangun terlebih dahulu yang kemudian digunakan untuk kegiatan operasi perusahaan. Dengan kata lain, kegunaan dari aktiva tetap setelah dibeli perusahaan memiliki tujuan untuk dipakai sendiri oleh perusahaan dan tidak untuk dijual kembali.

Dibawah ini adalah contoh dari beberapa aktiva tetap :

  • Tanah
  • Gedung-gedung atau bangunan
  • Peralatan kantor
  • Peralatan toko
  • Mesin-mesin
  1. Aktiva tidak berwujud / intangible asset

Adalah jenis aktiva yang tidak memiliki bentuk fisik namun bisa kita rasakan manfaatnya, dan tidak dapat disimpan dalam bentuk persediaan. Aktiva ini sering juga disebut sebagai hak istimewa yang dimiliki dan memberikan manfaat ekonomi pada perusahaan.

Kepemilikan dan hak milik atas aktiva tidak berwujud ini dilindungi oleh undang-undang. Berikut ini adalah beberapa akun yang meliputi aktiva tidak berwujud :

  • Hak cipta / copyrights

Adalah sebuah hak tunggal yang diberikan oleh pihak pemerintah kepada seseorang atau kelompok atas adanya hasil karya baik dalam bentuk seni, tulisan, maupun sebuah karya intelektual.

  • Goodwil
  • Hak paten

merupakan hak tunggal, yang dianugerahkan oleh pemerintah kepada seseorang atau badan dikarenakan penemuan dari hasil penelitiannya.

  • Merek dagang / tradenarks

Hak yang diberikan oleh pihak pemerintah kepada suatu badan untuk dapat menggunakan nama beserta lambang usahanya.

  • Hak sewa atau hak kontrak / leasehold

Merupakan hak untuk dapat menggunakan aktiva tetap pihak lain dalam kurun waktu sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

  • Franchise

Adalah sebuah hak istimewa yang diberikan kepada seseorang maupun badan dari pihak lain untuk dapat mengkomersilkan suatu teknik atau formula produk tertentu.

  1. Investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang atau investment adalah bentuk pernyataan usaha jangka panjang diluar dari kegiatan pokok perusahaan.

Demikianlah penjelasan dari kami, mengenai “Pengertian Aktiva Lancar dan  Tidak Lancar”. Semoga bermanfaat dan menambah keilmuan para pembaca sekalian.

Baca juga :

Tinggalkan komentar