Contoh Kasus Soal Perhitungan Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima di Muka

Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang | Jurnal penyesuaian adalah sebuah proses penyesuaian tentang catatan atau fakta yang sebenarnya pada masa akhir periode akuntansi. Penyusunan jurnal penyesuaian diambil dari data neraca saldo dan data informasi penyesuaian akhir periode.

Bisa dikatakan bahwa jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo pada beberapa akun akun tertentu, sehingga saldo mencerminkan jumlah saldo yang sebenarnya.

Fungsi dan Tujuan Jurnal Penyesuaian

Ada beberapa fungsi utama dari jurnal penyesuaian, dan berikut ini adalah fungsi dan tujuan dari dibuatnya jurnal penyesuaian tersebut :

  • Untuk memperoleh saldo catatan akun pada buku besar di akhir periode sehingga ditemukan perkiraan saldo nyata nya. Terkhusus untuk saldo perkiraan harta dan kewajiban akan menunjukan jumlah sebenarnya.
  • Untuk menghitung setiap perkiraan nominal pendapatan dan beban yang sebenarnya selama periode yang berjalan. (Rincian Proses Siklus Akuntansi)

Contoh Kasus Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima di Muka

Sering sekali kita mendapati sebuah perusahaan telah membayar beban untuk masa periode yang akan mendatang. Beban ini dinamakan beban atau biaya  yang dibayar di muka.

Oleh seba itu, bila menemukan beban yang seharusnya dibayarkan pada periode mendatang, maka harus dihitung terlebih dahulu beban mana yang dilaporkan untuk masa periode yang bersangkutan atau sekarang. (Contoh Bukti Transaksi Perusahaan Dagang)

Ada 2 pendekatan dalam mencatat pendapatan diterima di muka. Kedua pendekatan itu adalah sebagai berikut :

  1. Pendekatan neraca atau harta
  2. Pendekatan laba atau rugi

Contoh Soal Kasus Pertama :

Telah diterima pendapatan sewa gedung untuk 1 tahun, terhitung sejak 1 oktober 2016 – 1 oktober 2017, sebesar 20.000.000 dan di catat menggunakan pendekatan Hutang/Neraca dan pendekatan Pendapatan/Laba Rugi beserta jurnal nya.

Jawab :

  • Dicatat dalam pendekatan neraca

Dicatat pada Jurnal Umum :

dicatat pada jurnal umum

Saat Penyesuaian:

Cara perhitungan

3/12 x 20.000.000 = Rp.5.000.000,-

Maka ayat jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

dicatat saat penyesuaian pendekatan neraca
  • Dicatat dalam Pendekatan Laba/Rugi

Dicatat pada Jurnal umum :

dicatat pada jurnal umum

Saat Penyesuaian :

Cara perhitungannya

9/12 x 20.000.000  = Rp.15.000.000,-

Maka ayat jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

dicatat saat penyesuaian pendekatan laba/rugi

Contoh Soal Kasus Ke Dua :

Pada tanggal 7 Agustus 2017, Rendi membayar sewa ruko yang menjadi kantornya selama 1 tahun sebesar Rp.6.000.000,-

Jurnal umum untuk transaksi di bulan Agustus tanggal 7 adalah sebagai berikut :

dicatat pada jurnal umum

Pada saat penutupan buku di tanggal 7 Desember 2017, maka jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

saat penyesuaian

Bingung, kenapa nominal nya menjadi Rp.2.500.000..? tenang berikut ini adalah penjelasan rincian pengerjaannya.

Pada tanggal 7 Agustus 2017, pemilik ruko menerima uang dari Randi sebesar Rp.6.000.000,- uang yang diterima tersebut belum lah sepenuhnya menjadi hak dari pemilik ruko. (Pengertian Buku Besar Pembantu )

Hal ini karena  sewa tersebut untuk satu tahun, bukan satu bulan. Karena pemilik kios sudah menerima secara tunai, maka beliau mencatat pada Kas disisi Debit sebesar Rp.6.000.000,- dan pendapatan diterima di muka pada posisi Kredit Sebesar Rp.6.000.000,-.

Apabila kita  menggunakan pendekatan bedasarkan pendekatan aktual, maka pendapatan diakui jika sudah menjadi haknya. Pada contoh diatas, hingga pada akhir periode akuntansi tanggal 7 Desember 2017 maka yang seharusnya tercatat  sebagai hak dari pemilik ruko adalah uang sewa selama 5 bulan atau sebesar Rp.2.500.000,-

5 bulan tersebut didapat dari bulan rentan waktu bulan Agustus sampai bulan Desember (5 bulan). Maka perhitungannya adalah 5/12 x Rp.6.000.000 = Rp.2.500.000

Adapun yang dimaksud dengan  istilah pendapatan diterima di muka atau unearned revenues merupakan pendapatan yang jasanya belum dimanfaatkan atau barangnya belum diberikan kepada pembeli, akan tetapi pembayarannya sudah diterima oleh pembelinya. (Lengkap Pengertian Polis Asuransi, Premi, dan Klaim Asuransi)

Contoh Kasus Ke Tiga :

Bapak Farhan memiliki sebuah ruangan kosong yang kemudian disewakan kepada penyewa yang berprofesi sebagai penjula Mie Ayam dan Bakso. Sesuai kesepakatan ruangan tersebut sudah akan disewa dari Januari 2018 sampai Juni 2018 dengan harga Rp.6.000.000 untuk masa waktu 6 bulan.

Jadi sewa per bulannya adalah sebesar Rp.1.000.000,- transaksi terjadi pada Januari 2018, maka jurnal umum dan jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

Jawab :

Pencatatan pada Jurnal Umum

dicatat dalam jurnal umum

jika kita umpamakan masa akhir pelaporan pembukuan yang dilakukan oleh Bapak Farhan adalah per tanggal 30 April 2018 maka jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :

saat di catat pada jurnal penyesuaian

Sekian penjelasan singkat dari kami mengenai “Contoh Kasus Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima di Muka” semoga bermanfaat dan membantu para pembaca sekalian. Dan kami ucapkan terimakasih karena sudah berkunjung di akuntanonline.com.

Kunjungi artikel lainnya :