Contoh Soal dan Metode Pencatatan Kas Kecil dalam Akuntansi

Istilah kata dana kas kecil atau petty cash found dapat kita artikan sebagai sejumlah uang yang telah disiapkan atau disediakan oleh instansi atau perusahaan, yang berfungsi guna untuk membayarkan pengeluaran-pengeluaran yang jumlah nominal rupiah nya tidak terlalu besar atau relatif kecil dan akan tidak ekonomis manakala harus dibayarkan dengan menggunakan cek.

Kasir kas kecil adalah orang yang bertanggung jawab terhadap penggunaan dana kas kecil tersebut. jika uang persediaan kas kecil tinggal sedikit maka, si kasir kas kecil tersebut akan mengajukan atau meminta untuk ditambah dengan menggunakan kas utama perusahaan yang bersangkutan tersebut.

Periode pengisian dana kas kecil atau petty cash ini biasanya tergantung pada perusahaan atau orang yang memegang tanggung jawab tersebut(kasir). periode yang biasanya digunakan untuk mengisi kas kecil ini bisa jadi hitungan mingguan atau bahkan per bulan.

Baca juga :
5 Jurnal Khusus untuk Perusahaan Dagang
Pengertian Manajemen Kas, Tujuan dan Contohnya
Contoh Gaya Kepemimpinan dalam Perusahaan
Ciri dan Karakteristik Perusahaan Dagang

Metode Kas Kecil

Didalam mengelola dana kas kecil ini terdapat dua metode. Kedua metode tersebut yang dapat digunakan adalah metode imprest dan metode fluktuasi. Berikut ini adalah penjelasan dari kedua jenis metode tersebut di atas :

Metode Imprest atau Dana Tetap (impest fund method)

Didalam metode ini jumlah dana kas kecil akan selalu tetap, yakni sebesar check yang diserahkan kepada kasir selaku penanggung jawab untuk membentuk dana kasa kecil.

kemudian langkah selanjutnya, kasir penerima cek tersebut mencairkan dana tersebut di bank. Dana yang sudah dicairkan tersebut kemudian dapat digunakan untuk melakukan pembayaran kas kecil yang sudah ada.

Pada saat akhir periode atau saat jumlah kas kecil yang tinggal sedikit, kasir kas petty cash akan meminta penambahan dana kas kecilnya sesuai atau sebesar jumlah uang yang harus dikeluarkan atau yang harus dibayarkan menggunakan kas kecil. Sehingga kas kecil kembali seperti jumlah semula.

Perlu untuk kalian ketahui bahwa, pencatatan pengeluaran-pengeluaran kas kecil akan dicatat saat pengisian kembali.

Metode Fluktuasi atau fluctuation fund method

Pembentukan dana kas kecil pada metode yang kedua ini tidak jauh berbeda dengan metode sebelumnya.

Perbedaan dari kedua jenis metode ini hanyalah terletak pada jumlah kas kecilnya. Jika pada metode imprest jumlah kas kecil selalu tetap, maka pada metode fluktuasi ini jumlah kas kecilnya tidak tetap.

Melainkan berfluktuasi sesuai dengan jumlah pengisian kembali atau sesuai dengan pengeluaran-pengeluaran kas keci yang berjalan.

Baca juga :
Ciri-Ciri dan Karakteristik Pasar Monopolistik
Pengertian Suku Bunga,Contoh dan Jenisnya
3 Jenis Sistem Pemungutan Pajak di Indonesia
Pengertian Lembaga Sosial, Ciri-ciri dan Contohnya
Contoh Surat Lamaran Kerja Bagi Pemula

Contoh Soal Kas Kecil atau Petty Cash

Pada sebuah perusahaan PT. Sukses Selalu yang menyediakan dana kas kecil terdapat transaksi-transaksi pada bulan Desember 2018 sebagai berikut :

Pada tanggal 4 Desember 2018, diserahkan selembar cek sebesar Rp.2.000.000,- untuk membentuk kas kecil PT. Sukses Selalu.

7 Desember 2018, dibeli tunai alat-alat tulis untuk kantor PT. Sukses Selalu sebesar Rp.96.000,-

18 Desember dibayarkan biaya angkut sebesar Rp.275.000,-

Pada tanggal 19 Desember dibayarkan untuk uang makan para karyawan yang lembur sebesar Rp.150.000,-

Tanggal 22 Desember dibeli lagi alat-alat tulis kantor sejumlah Rp.70.000,-

dan pada tanggal 28 Desember 2018 dilakukan pertanggungjawaban atas pengeluaran-pengeluaran yang menggunakan kas kecil dan pengisian kembali dana kas kecil.

Jawaban menggunakan metode imprest:

berikut ini adalah pencatatan dana kas kecil dengan menggunakan metode imprest atau dana tetap:

Saat pembentukan dana kas kecil:

Pencatatan Penerimaan Kas Kecil Metode Imprest
Terima dana petty cash metode imprest

Saat pengisian kembali dana kas kecil :

Pencatatan Pengisian Kembali Kas Kecil Metode Imprest
pengisian kembali dana kas kecil metode imprest

Setelah dilakukan pengisian kembali dana kas kecil sejumlah Rp.591.000,- maka jumlah keseluruhan kas kecil kembali menjadi Rp.2.000.000,- sama seperti saat pembentukan dana kas kecil.

Jawaban menggunakan metode fluktuasi

pencatatan kas kecil dengan menggunakan metode fluktuasi mengharuskan semua jenis transaksi tersebut harus dicatat kedalam buku kas kecil seperti berikut ini :

Saat pembentukan dana kas kecil :

Saat terjadi transaksi langsung dicatat dalam buku kas kecil :

pembelian alat tulis kantor :

pembelian atk dicatat pada metode fluktuasi

pembayaran biaya angkut :

biaya angkut dicatat pada metode fluktuasi

pembayaran uang makan lembur karyawan :

pembayaran uang makan lembur karyawan

pembelian alat tulis kantor :

pembelian atk dicatat pada metode fluktuasi

Pada saat pengisian kembali dalam metode fluktuatif ini tergantung pada kasir pemegang kas kecil.  Apakah akan menambah atau mengisi jumlah dana kas kecilnya. Jadi manakala kasir meminta pengisian saldo kas kecil sebesar Rp.700.000,- maka jumlah saldo pada kas kecil akan berubah menjadi Rp.2.109.000,-, saldo ini sudah tentu berbeda dengan saat pembentukan dana kas kecil awal sebesar Rp.2.000.000,-.

Berikut adalah ringkasan pencatatan transaksi yang terjadi pada kas kecil dan saat penambahan saldo kas kecil oleh kasir :

saat penambahan kas kecil metode fluktuasi

Dilihat dari bentuk pencatatan kas kecil memang tidak jauh berbeda dengan pencatatan jurnal umum. Hal tersebut karena memang proses pencatatan secara penjurnallan pada kas kecil tak jauh berbeda dengan jurnal umum pada umumnya.

Semoga bermanfaat dan mudah untuk dipahami mengenai “Contoh Soal dan Metode Pencatatan Dana Kas Kecil”. yang kami paparkan sekian dan terimakasih.

Kunjungi artikel lainnya: