Contoh Jurnal Penutup dan Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang ayat jurnal penutup pada perusahaan manufaktur, format jurnal penutup, dan laporan laba rugi pada perusahaan manufakatur.

Untuk itu berikut ini adalah penjelasan dari pokok-pokok pebahasannya untuk anda sekalian.

Contoh Laporan Lab Rugi Perusahaan Manufaktur

Pada dasarna penyusunan laporan  laba rugi pada perusahaan manufaktur tidaklah berbeda dengan laporan laba rugi perusahaan dagang. Hanya saja terdapat sedikit perbedaan di keduanya. Perbedaan tersebut terletak pada beban pokok penjualan, dimana pada perusahaan dagang beban pokok penjualan dihasilkan dari perhitungan sebagai persediaan awal ditambah dengan pembelian barang lalu kemudian dikurnagi dengan persediaan akhir.

Sedangkan pada perusahaan manufaktur atau pabrik, rekening pembelian barang dagang diganti dengan beban pokok produksi. Meskipun dalam perusahaan manufaktur barang yang dijual tidak berasal dari pembelian, melainkan dari proses produksi sendiri.

Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Manufaktur

Sebenarnya jurnal penutup dari perusahaan manufaktur pun tak jauh berbeda dengan jurnal penutup pada perusahaan dagang. Hanya saja, dilain sisi yang termasuk dalam jurnal penutup perusahaan manufaktur adalah adanya penutupan atas rekening-rekening yang berhubungan dengan kegiatan produksi.

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan ayat jurnal penutup pada perusahaan manufaktur berikut ini :

Setelah ayat jurnal penutup, maka seluruh rekening-rekening biaya perusahaan manufaktur/pabrik akan bersaldo nol. Naumn, disisi lain setelah jurnal penutup di atas maka rekening ikhtisar beban pokok produksi akan nampak seperti berikut ini :

Pada posisi debit rekening ikhtisar harga produksi sebesar Rp.2.109.000,- adalah haraga pokok barang setelah selesai diproduksi, yang selanjutnya jumlah ini kemudian ditutup ke rekening ikhtisar laba rugi.

Maka ayat jurnal penutup  yang harus dibuat adalah seperti berikut ini :

Rekening ikhtisar beban pokok produksi setelah ayat jurnal penutup ini maka akan bersaldo nol.  Pada dasarnya semua contoh jurnal penutup pada perusahaan manufaktur di atas tidak berbeda dengan jurnal penutupan perusahaan dagan.

Demikianah tadi penjelasan mengenai, “Jurnal Penutup serta Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur”. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Kunjungi artikel lainnya :