Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis/Liberal Kelebihan dan Kekurangannya

Sebelum masuk ke pembahasan inti, ada baiknya kita mengulas sedikit mengenai sistem ekonomi itu sendiri.  Menurut pakar ekonomi dari Universitas California Gregiry Grossman, sistem ekonomi merupakan sekumpulan lembaga-lembaga ekonomi atau unit-unit yang tidak hanya saling terhubung, dan terkait, melainkan sampai pada tingkatan tertentu untuk saling menopang dan mempengaruhi.

Dalam praktek nya sistem ekonomi di kelompokan kedalam berbagai jenis, dan salah satunya adalah sistem ekonomi kapitalis. berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai sistem ekonomi kapitalis atau liberal.

Pengertian Sistem Ekonomi Kapitalis

Awal mula munculnya sistem ekonomi pasar bebas atau liberal ini adalah pada pertengahan abad ke XIX di Inggris, dengan semboyan laissez faire yang memiliki arti  “Biarlah”.

Sistem ekonomi pasar bebas atau liberal, memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam mengatur dan menentukan sendiri kegiatan ekonomi, yang disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing.

5 Jurnal Khusus Perusahaan Dagang
[LENGKAP] Pengertian Analisis Rasio Keuangan, Macam-Macam Rasio dan Rumus nya

Kebebasan yang dimaksud pada pasar bebas adalah semua kegiatan pokok perekonomian meliputi produksi konsumsi dan distribusi.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis

Pada sistem ekonomi kapitalis semua alat atau sumber produksi dimiliki oleh masyarakat. Baik secara perorangan maupun dalam bentuk perusahaan, sehingga setiap orang bebas mengalokasikan sumber daya sesuai dengan bakat, keahlian dan keinginannya masing-masing.

  • Pada sistem ekonomi kapitalis, terdapat pembagian kelas dalam masyarakat yakni kelas pekerja atau buruh dan pemilik modal. Dalam hal ini umumnya para pekerja atau buruh akan bergantung dengan pemilik modal sebagai pihak yang menggerakkan perekonomian dengan mendirikan usaha dalam sistem pasar bebas.
  • Terdapat persaingan yang sangat ketat antara perusahaan untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya atau proffit motive. Laba merupakan sumber pengumpulan akumulasi modal bagi para pengusaha. Dapat kita artikan bahwa perolehan laba yang tinggi akan membuka kesempatan untuk memperluas usaha.
  • Penentuan harga murni terjadi karena adanya mekanisme pasar, yaitu hubungan antara demmand atau permintaan dan supply atau penawaran. Dengan kata lain, pemerintah tidak ikut campur tangan dalam kegiatan pasar. Atau dengan kata lain pemerintah hanya sebatas mengfasilitasi pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan swasta dengan catatan masih menjadi syarat terselengaranya pasar bebas. Contohnya adalah keamanan negara.

Rangkuman Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis :

  1. Pemerintah tidak ikut campur tangan langsung dalam kegiatan ekonomi.
  2. Adanya persaingan dalam masyarakat.
  3. Setiap individu bebas memiliki alat produksi.
  4. Setiap orang atau individu memiliki kebebasan berusaha dan bersaing.
  5. Harga dibentuk dari pasar bebas.
  6. Kegiatan produksi dilakukan untuk tujuan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
  7. Barang atau produk yang dihasilkan dalam sistem ekonomi kapitalis memiliki kualitas tinggi.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis atau Liberal

Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis

Berikut ini ada 4 kelebihan dari ekonomi kapitalis:

  1. Setiap individu baik perorangan atau perusahaan bebas dan mempunyai hak untuk memiliki kekayaan dan sumber daya produksi pribadi.
  2. Inisiatif serta kreativitas dari masyarakat dalam ekonomi dapat dikembangkan.
  3. Dalam praktek nya sistem ekonomi kapitalis selalu berlandaskan pada prinsip ekonomi sehingga efisiensi dan efektivitas tinggi.
  4. Adanya persaingan antara perusahaan atau produsen untuk menghasilkan barang yang lebih bermutu.

Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis

  1. Kebebasan yang ada seringnya di salah gunakan oleh pihak yang memiliki ekonomi kuat untuk menekan dan menindas pihak yang lemah.
  2. Adanya persaingan didalam pasar dapat menyebabkan terjadinya monopoli, kolusi usaha dan konglomerasi sehingga mengancam pengusaha yang lemah.
  3. Mendorong munculnya kesenjangan antara golongan ekonomi yang kuat dengan golongan ekonomi yang lemah semakin besar.
  4. Perekonomian akan mudah terguncang dan menyebabkan ketidak setabilan.

Negara-Negara yang Menganut Sistem Ekonomi Kapitalis

Pada benua Amerika

Berikut ini adalah negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis, Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Brasil, Chili, Kuba, Kolombia, Honduras, Ekuador, Meksiko, Kanada, Uruguay, Nikaragua, Aruba, Venezuela, Republik Dominika, Panama, Bahamas, Peru, Paraguay, Puetor Riko,dan Suriname.

Negara pada Benua Eropa

tak kurang dari 38 negara yang ada di benua eropa yang menganut ekonomi kapitalis, dan berikut ini diantaranya adalah Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Swedia, Spanyol, Perancis, Jerman, Yunani, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Hungaria, Ukraina, Kroasia, Cyprus,Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, dan United Kingdom.

Pengertian Barang Ekonomi, Barang Bebas, dan Barang Illith
Beberapa Contoh Gaya Kepemimpinan Dalam Suatu Perusahaan
Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier Beserta Dengan Contohnya

Negara Pada Benua Asia

Awalnya hanya ada 9 negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis, diantaranya adalah Turki, Thailand, Taiwan, India, Israel, Iran, Jepang, Korea Selatan dan Filipina. Dan kemudian mulai diikuti oleh beberapa negara seperti Malaysia, Australia, Selandia Baru, Kamboja, Myanmar, Hong Kong dan Singapura.

Pada Benua Afrika

berikut ini adalah nama-nama negara yang  menganut sistem ekonomi kapitalis, mulai dari Negiri Mesir, Senegal dan Afrika Selatan, hingga sampai pada negara Aljazair, Angola, Benin, Burkina Faso, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Mantol Verde, Côte DIvoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Tunisia, Zambia, Zimbabwe.

Untuk perusahaan yang lemah atau kalah dalam persaingan sistem pasar bebas memang terkesan sangat kejam. Namun kenyataannya hingga saat ini sistem pasar bebas yang modern telah sanggup mengurangi sebanyak mungkin kelemahan-kelemahannya.

Cara Menghitung SHU, Pembagian SHU dan Contoh Soalnya
[LENGKAP] Pengertian, Contoh, Serta Ciri-ciri Dari Pasar Monopolistik

Pada sistem pasar bebas sekarang ini sudah mengalami pelunakan dalam pelaksanaannya, hal ini berakibat pada adanya asas-asas demokrasi.

Pemerintah melalui undang-undang anti monopoli dapat melindungi masyarakat dari adanya penyalah gunaan kekuasaan pasar monopoli.

Disisi lain buruh telah diberi hak dan kebebasan oleh pemerintah untuk mengorganisasikan diri mereka untuk membela hak-haknya terhadap majikan. Pemerintah kini juga telah mengeluarkan sistem jaminan sosial untuk mengurangi ketimpangan pendapatan bagi penduduk miskin atau tidak mampu.

Demikianlah tadi  penjelasan dari kami mengenai Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya, semoga bermanfaat bagi para pembaca. Tak lupa kami ucapkan terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa share artikel  ini bila dirasa bermanfaat, dan jangan lupa untuk berkunjung lagi di akuntanonline.com.

Tinggalkan komentar