Cara Menghitung Laba Ditahan

5 Metode Penyusutan Aktiva Tetap dalam Akuntansi | Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai seputar laba ditahan secara lengkap. Mulai dari pengertian laba ditahan, faktor-faktor yang mempengaruhinya, manfaat laba ditahan beserta cara menghitung laba ditahan dalam akuntansi.

Pengertian Laba di Tahan

Dalam dunia akuntansi pastinya anda sering mendengar istilah laba ditahan. Taukah anda apa itu laba ditahan.? Pengertian laba ditahan ialah:

Laba ditahan merupakan suatu laba yang didapatkan dari perusahaan baik sebagian maupun keseluruhan, laba tersebut ditahan atau tidak diberikan kepada pemilik saham dalam bentuk deviden.

Cara Menghitung Bunga Deposito Bank
3 Sistem Dasar Pemungutan Pajak di Indonesia

Uang dari laba tersebut kemudian biasanya akan diinvestasikan kembali kepada perusahaan agar menjadi tombak utama dalam kelangsungan pertumbuhan bisnis persuhaan tersebut sekaligus untuk membayar utang-utang perusahaan.

Laba ditahan dalam laporan neraca akan dicatat pada posisi Pasiva. Keputusan untuk membagi atau tidaknya laba ditahan tersebut diatur dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Laba ditahan biasanya ada pada perusahaan perseroan terabatas (PT), manfaat dalam mengetahui besarnya laba ditahan dalam suatu perusahaan adalah untuk mengetahui kinerja pertumbuhan perusahaan tersebut dari tahun ke tahun.

[Lengkap Pengertian & Contoh Kasus] Devaluasi, Revaluasi, Apresiasi dan Resesi

5 Metode Penyusutan Aktiva Tetap dalam Akuntansi

Tujuan dari laba ditahan tidak lain adalah untuk melunasi hutang perusahaan dan reinvestasi dalam kegiatan bisnis perusahaan.

Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Laba Ditahan

Berikut ini adalah beberapa poin faktor-faktor yanag mempengaruhi besarnya laba ditahan dalam suatu perusahaan:

  • Perubahan dalam pajak perusahaan
  • Perubahan dalam strategi bisnis dalam perusahaan tersebut
  • Perubahan dalam harga pokok penjualan (HPP)
  • Perubahan dari penerimaan bersih
  • Perubahan dari besarnya jumlah uang yang dibayar kepada para pemegang saham/investor yang berbentuk sebagai deviden
  • Perubahan dalam biaya-biaya administrasi perusahaan

Manfaat Laba Ditahan

Dibawah ini merupakan beberapa manfaat dari laba ditahan dalam suatu perusahaan:

Pengertian, Manfaat, Serta Contoh Analisis SWOT
Pengertian Joint Venture Serta Kelebihan dan Kekurangannya

  • Untuk melunasi hutang-hutang perusahaan.
  • Sebagai salah satu sumber biaya dalam membiayai operasional perusahaan dalam mencapai laba yang lebih maksimal.
  • Sebagai cadangan biaya untuk melakukan investasi kepada para investor.
  • Dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk perkembangan perusahaan dimasa yang akan datang.

Cara Menghitung Laba Ditahan Perusahaan

Berikut ini kami akan berikan contoh cara mudah menghitung laba ditahan dalam perusahaan. Untuk itu simak terus artikel ini sampai dengan selesai ya:

  • Kumpulkan semua bahan data yang diperlukan dari laporan keuangan sebuah perusahaan

Setiap perusahaan pastinya melakukan dokumentasi atas keuangan perusahaannya secara resmi. Cara ini dilakukan dengan maksud dan tujuan agar mempermudah dalam menghitung laba ditahan perusahaan selama periode berjalan.

Pengertian Laporan Keuangan, Jenis Serta Fungsi Laporan Keuangan
Pengertian Patty Cash / Kas Kecil dan Fungsinya

Dengan menggunakan angka-angka dari laporan keuangan peruahaan tersebut, maka akan diperoleh laba bersih, laba ditahan pada waktu tertentu, serta deviden yang sudah  dibayarkan.

Laba ditahan perusahaan akan ditampilkan pada laporan neraca selama periode pencatatan yang terakhir, sedangkan untuk laba bersih akan dilampirkan dalam laporan laba rugi periode berajalan.

Nah, berikut ini adalah rumus cara menghitung laba ditahan dalam suatu perusahaan.

Rumus Laba ditahan
Laba ditahan = Laba bersih – deviden yang dibayarkan

Catatan: untuk mendapatkan laba bersih kumulatif, anda tinggal menambahkan laba ditahan yang baru saja anda hitung dengan total saldo ditahan yang sudah ada pada saat sekarang ini.

[LENGKAP] Pengertian Asuransi, Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah

Contoh  Soal:

Pada akhir tahun 2016, bisni pak Maman mempunyai laba  ditahan kumulatif sebesar Rp.615 juta. Selama tahun 2017 bisnis pak Maman mendapatkan laba bersih senilai Rp.20,1 juta, dan kemudian pak Maman membayar deviden sebesar Rp.5,5 juta. Hitunglah saldo akhir laba ditahan dari usaha pak Maman.?

Diketahui:

  • Laba ditahan kumulatif pak Maman Rp.615jt
  • Laba bersih tahun 2017 Rp.20,1jt
  • Deviden Rp.5,5jt

Rumus Laba Ditahan:

Laba ditahan = laba bersih – deviden

Laba ditahan = 20,1jt – 5,5jt

Laba ditahan = 14,6jt

Jadi jumlah laba ditahan dari hasil bisnis pak Maman adalah:

Total laba ditahan =Rp.615jt + 14,6jt

Total laba ditahan = Rp.629,6 jt.

Macam-Macam Jenis Strategi Pemasaran

  • Apabila tidak memiliki informasi mengenai laba bersih, cobalah dimulai dari menghitung laba kotor terlebih dahulu

Apa bila anda tidak mengetahui laba bersih dari usaha anda, anda bisa menghitung laba bersih anda dengan cara manual, yakni dengan memulia menghitung laba kotor yang diperoleh perusahaan.

 Sebelumnya tua kah anda apa itu laba kotor? Laba kotor adalah sebuah angka yang dihitung dengan cara mengurangi uang dari hasil penjualan dengan HPP atau harga pokok penjualan dan sejumlah angka yang dihasilkan dari laporan laba rugi perusahaan.

Laporan Arus Kas Metode Langsung dan Tidak Langsung Lengkap Dengan Contoh dan Penjelasanya
12 Contoh Bukti Transaksi Pembayaran Dalam Perusahaan

Contoh soal:

Sebuah perusahaan memperoleh hasil penjualan sebesar Rp.170.000 dalam satu kuartal, akan tetapi perusahaan tersebut harus membayar uang sebesar Rp.90.000, untuk barang-barang yang dibutuhkan untuk memperoleh nomnal Rp.170.000 tersebut. Maka berpakah laba kotor dalam satu kuartal tersebut?

Jawab:

Laba kotor = Rp.170.000 – Rp.90.000

Laba kotor = Rp.80.000,-

  • Hitunglah Laba Operasi

Contoh: dalam sebuah usaha perusahaan mendapatkan laba kotro  sebesar Rp.80.000,- laba ini belum dikurangi dengan adanya biaya administrasi dan juga upah pekerja dengan nominal sebesar Rp.15.000, berpakah laba oprasi dari kegiatan perusahaan tersebut?

5 Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

Jawab:

Laba oprasi = Rp.80.000 – Rp.15.000

Laba operasi = Rp.65.000,-

  • Hitunglah Laba Bersih Sebelum Pajak

Masih pada perusahaan yang sama, yang memiliki laba opersai perusahaan sebesar Rp.65.000. kemudian perusahaan tersebut harus membayar biaya depresiasi sebesar Rp.5.000,- dan biaya bunga sebesar Rp.1,500. Berpakah laba bersih sebelum pajak perusahaan tersebut?

[LENGKAP] Pengertian Valuta Asing, Fungsi dan Jenis Valuta Asing
[LENGKAP PENGERTIAN] Ciri dan Karakteristik Perusahaan Dagang

Jawab:

Laba bersih sebelum pajak = Rp.65.000 – Rp.5.000 – 1.500

Laba bersih sebelum pajak = Rp. 58.500,-

  • Hitung Laba Bersih Setelah Pajak

Pada contoh di atas kita asumsimkan bahwa tarif pajak sebesar 35%. Maka beban pajak yang harus dibayarkan adalah sebesar:

Biaya pajak = 35%(0,35) x Rp.58.500,-

Biaya Pajak = Rp.20.475,-

[LENGKAP] Pengertian Analisis Rasio Keuangan, Macam-Macam Rasio dan Rumusnya
[LENGKAP] Pengertian Pasar Uang, Fungsi, dan Instrumen Pasar Uang

Kemudian beban biaya pajak kita kurangkan dengan jumlah laba bersih seblum pajak, maka akan kita ketahui laba bersih yang kita perole setelah pajak. Dan berikuti ini adalah perhitunganya:

Laba bersih setelah pajak = Rp.58.500 – Rp.20.475

Laba bersih setelah pajak = Rp.38.025

Pengertian Barang Ekonomi, Barang Bebas, dan Barang Illith
[LENGKAP] Pengertian, Contoh, Serta Ciri-ciri Dari Pasar Monopolistik

  • Kurangi jumlah deviden yang sudah dibayarkan

Dimisalkan bahwa sebuah perusahaan telah membayar deviden kepada para investor sejumlah Rp.16.000,- dalam kuartal ini.  Laba ditahan dalam periode berjalan ini adalah:

Rp.38.025 – Rp.16.000,- = Rp.22.025

[LENGKAP] Pengertian Suku Bunga, Jenis dan Contoh Suku Bunga
Pengertian Manajemen Kas, Tujuan dan Contohnya

  • Cara Mencari saldo akhir dari laba ditahan

Kita misalkan pada kasus ini perusahaan telah menahan laba sebesar Rp.30.000,- sehingga dapat kita ketahui bahwa sampai saat ini saldo pada akun laba ditahan menjadi:

Saldo akhir laba ditahan = Rp.30.000,- + Rp.22.025,-

Saldo akhir laba ditahan = Rp.52.025

Beberapa Contoh Gaya Kepemimpinan Dalam Suatu Perusahaan
Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier Beserta Dengan Cotohnya

 Demikianlah penjelasan singakat dari kami mengenai Cara Mudah Menghitung Laba Ditahan”. Semoga bermanfaat dan membatu para pembaca setia akuntanonline.com.

Baca juaga artikel kami lainya:

Tinggalkan komentar