Cara Mengatasi Inflasi dengan 3 Kebijakan yang Tepat

Inflasi secara umum adalah suatu keadaan perekonomian dimana harga-harga suatu barang mengalami kenaikan dalam waktu yang panjang.

Lain halnya dengan kenaikan harga yang terjadi sementara yang biasanya terjadi karena hari raya Lebaran, maka kenaikan harga ini tidak disebut sebagai  sebuah inflasi.

Karena saat  setelah masa lebaran selesai harga-harga kebutuhan pokok dan lainnya akan kembali turun atau cenderung normal kembali.

Inflasi dapat terjadi karena jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan dengan yang dibutuhkan. Inflasi merupakan sebuah permasalahan ekonomi yang tidak pernah bisa diselesaikan dengan tuntas.

Usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam menangani masalah inflasi ini hanya sebatas mengurangi atau mengendalikannya.

Menurut kejadiannya inflasi digolongkan menjadi 4, yakni inflasi ringan, inflasi sedang, inflasi berat, dan hiperinflasi.

Inflasi merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang sering di alami suatu negara.

inflasi terjadi karena kenaikan harga berada dibawah angka 10% dalam setahun, sedangkan inflasi sedang terjadi antara 10% – 30% setahun, inflasi berat antara 30% -100% dalam setahun, dan untuk inflasi tak terkendali (hiperinflasi) terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% dalam setahun.


Cara Mengatasi Inflasi

Mengingat pentingnya menangani masalah perekonomian (inflasi), maka pemerintah perlu melakukan penanganan yang amat serius dalam pengerjaannya.

Untuk mengatasi inflasi tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa penyebab utama dari terjadinya inflasi tersebut, agar kemudian nanti memudahkan dalam mencari jalan keluar untuk mengatasinya.

Beberapa ahli ekonomi berpendapat dan sepakat bawah terjadinya sebuah inflasi di suatu negara tidak hanya sekedar karena jumlah uang yang beredar, akan tetapi juga disebabkan oleh jumlah barang dan jasa yang tersedia di masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang tepat agar bisa mengatasi permasalah inflasi yang melanda.

Adapun kebijakan yang bisa diambil untuk mengatasi masalah inflasi ini terbagi menjadi tiga, yakni kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan lainnya.

Berikut ini adalah penjelasan dari ke 3 kebijakan tersebut dalam menangani masalah inflasi :

1. Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter merupakan kebijakan yang diambil pemerintah di bidang moneter atau keuangan, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan moneter agar supaya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan ini meliputi hal-hal sebagai berikut :

Kebijakan Penetapan Persediaan Kas

Untuk kebijakan penetapan persediaan kas ini  akan dilakukan oleh bank sentral. Dimana bank sentra akan mengambil kebijakan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menetapkan persediaan uang yang beredar dan menetapkan persediaan uang kas pada bank-bank.

Dengan ada nya pengurangan jumlah uang yang beredar diharapkan dapat menekan laju inflasi yang sedang terjadi.

Kebijakan Diskonto

Selain melakukan penarikan jumlah uang yang beredar bank sentral dapat mengambil sebuah kebijakan lain, yakni kebijakan diskonto dengan cara meningkatkan nilai suku bunga.

Tujuan dari diambilnya kebijakan ini untuk mengatasi inflasi adalah agar masyarakat mau terdorong untuk menyimpan/menabung uangnya di bank. Dengan begitu, diharapkan jumlah uang yang beredar dapat berkurang sehingga tingkat inflasi dapat ditekan.

Kebijakan Operasi Pasar Terbuka

Dengan dikeluarkannya kebijakan ini, bank sentral dapat mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menjual surat-surat berharga seperti Surat Utang Negara atau SUN.

Dengan harapan semakin banyaknya jumlah surat-surat berharga yang terjual dapat mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat sehingga dapat mengurangi laju tingkat inflasi yang sedang terjadi.


2. Kebijakan Fiskal

Kebijakan ini diambil untuk mempengaruhi permintaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan ini dapat mempengaruhi laju tingkat inflasi yang terjadi.

Berikut ini beberapa kebijakan fiskal yang dapat diambil oleh pemerintah :

Menghemat Pengeluaran Pemerintah

Laju inflasi yang terjadi dapat ditekan oleh pemerintah dengan cara mengurangi pengeluaran, dengan harapan permintaan akan barang dan jasa berkurang yang pada akhirnya dapat menurunkan harga.

Menaikkan Tarif Pajak

Selain dengan menghemat pengeluaran pemerintah untuk menekan laju inflasi yang terjadi, pemerintah juga bisa mengambil keputusan untuk menaikkan tarif pajak.

cari tau juga tentang macam-macam jenis pajak yang ada di Indonesia

Dengan ada nya kenaikan tarif pajak untuk rumah tangga dan perusahaan diharapkan akan mengurangi tingkat konsumsi, dan dengan ada nya pengurangan tingkat konsumsi dapat dipastikan juga akan mengurangi permintaan barang dan jasa yang berakhir pada terjadinya penurunan harga.

3. Kebijakan Lainnya

Untuk memperbaiki dari dampak yang disebabkan oleh inflasi, pemerintah akan menerapkan kebijakan moneter dan fiskal. Namun nyatanya selain dari kedua jenis kebijakan tersebut, pemerintah masih memiliki cara lain.

Dan berikut ini adalah cara lain yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan laju inflasi yang terjadi.

Meningkatkan Produksi dan Menambah Jumlah Barang di Pasar

Untuk menambah jumlah barang di pasar pemerintah bisa mengeluarkan surat perintah untuk meningkatkan produksi. Hal ini tentunya dapat dilakukan dengan cara memberi premi atau subsidi kepada perusahaan yang dapat memenuhi target tertentu.

Selain dengan mengeluarkan surat perintah kepada perusahaan lokal untuk meningkatkan produksi, pemerintah juga bisa sedikit melonggarkan arus impor dengan cara menurunkan biaya bea masuk barang impor.

Mematok Harga Maksimum untuk Beberapa Jenis Barang

Penetapan harga terhadap beberapa jenis barang tersebut akan mengendalikan harga yang ada sehingga laju inflasi dapat dikendalikan.

Dengan catatan penetapan harga maksimum akan beberapa jenis barang tersebut harus realistis, agar nantinya tidak timbul pasar gelap atau black market.

Demikian sedikit penjelasan dari akuntanonline.com mengenai Cara Mengatasi Laju Inflasi Dengan 3. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi para pembaca sekalian, dan terimakasih atas kunjungannya.


Kunjungi juga :