Pengertian Uang & Jenis-Jenis Uang

Pengertain Uang

Kali ini kami akan membahas masalah yang berkenaan dengan uang, yakni meliputi pengertian uang, jenis-jenis uang berserta dengan contohnya dan fungsi unag dalam kehidupan sehari-hari.

Seiring perkembangan zaman kebutuhan manusia pun semankin meningkat dan tidak terbatas sehingga manusia tidak dapat memenuhi kebutuhanya sendiri.  Awalnya setiap orang berusaha memnuhi kebutuhanya dengan  usaha sendiri. Mereka berburu hewan maupun mencari buah-buahan, serta membuat pakaianya dari bahan-bahan sederhana untuk memenuhi kebutuhanya.

Singkatnya dahulu apa yang mereka peroleh dari berburu itulah yang merka manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Perkembangan zaman selanjutnya menghadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang mereka produksi sindiri tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selanjutnya demi memenuhi kebutuhanya mera mencari cara lain untuk dapat memenuhi kebutuhanya.

Dikarenakan pada masa itu belun ada uang sebagai alat bayar mereka ahirnya melakukan pertukaran barang atau barter untuk memenuhi kebutuhannya. Dimana ia menukarkan barang yang ia miliki kepada orang lain dengan barang yang ia butuhkan yang dimiliki oleh orang tersebut.

Namun pada kenyataanya pertukaran atau barter yang dilakukan pada masa itu memiliki kekurangan, seperti sulitnya menemukan barang yang sesuai kebutuhan, sulit menentukan nilai tukar barang yang berbeda dan sulitnya menyimpan barang yang akan dipertukarkan.  Maka barulah sat itu manusia memikirkan suatu barang yang dapat digunakan sebagai perantara dalam pertukaran.

Baca juga: Pengertian laporan Keuangan Jenis serta Fungsi Laporan Keuangan

Pada masa itu manusia sempat menggunakan barang-barang yang dianggap indah dan bernilai seperti kerang, intan, dan mutiara dijadikan sebagai alat tukar sebelum mereka mengenal uang. Sayangnya barang-barang tersebut masih memiliki kelamahan, diantaranya belum mempunyai pecahan dan tidak tahan lama.

Mengetahui barang yang menjadi alat tukar pada masa itu tidak dapat bertahan lama akhirnya orang-orang pada masa itu mulai memikirkan barang yang lebih cocok dan lebih baik sebagai barang perantara.

Akhirnya orang-orang pada masa itu mulai menggunakan logam seperti emas, dan perak  karena kedua barang ini disukai masyarakat dan dapat dibentuk menjadi uang.

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa uang adalah sesuatu yang dapat dipergunakan untuk mempermudah pertukaran barang.

Jenis-Jenis Uang

Dalam kehidupan sehari-hari saat ini pastinya anda sering memegang uang kertas maupun uang logam. Namun apakah anda sudah tau masuk kejinis uang apakah uang logam dan kertas yang anda pegang saat ini.  Untuk itu kami akan membahas mengenai pengelompokan uang menurut jenis-jenisnya uang dibedakan menjadi dua, yakni uang Kartal dan uang Giral. Berikut ini adalah penjelasan mengenai dua jenis uang tersebut:

  1. Uang Kartal

Unag kartal adalah uang yang kita guanakan dalam kehidupan sehari-hari dalam transaksi jual beli. Uang kartal terdiri dari uang kertas dan uang logam. Jadi bisa dikatakan bahwa uang yang saat ini berda dalam gengaman anda termasuk dalam katagori uang kartal.

Uang kertas adalah uang yang terbuat dari bahan kertas khusus yang tidak mudah rusak dengan dilengkapi ciri-ciri tertentu untuk menghindari pemalsuan dari orang-orang tidak bertanggung jawab, dan memudahkan orang-orang untuk mengenalinya bahkan oleh orang yang memiliki keterbatasan (tunanetra).

Sedangkan uang logam adalah uang yang terbuat dari logam seperti almunium, nikel, tembaga dan kuningan.

  1. Uang Giral

Uang giral adalah alat tukar pembayaran sah yang dikeluarkan oleh pihak bank umum. Kemunculan uang giral ini untuk mempermudahkan transaksi dalam jumlah yang besar sehingga orang tidak perlu menggunakan uang kartal karena penggunaan uang kartal dalam jumlah yang beasar akan menimbulkan resiko yang besar pula.

Baca juga: Pengertian Pasar Persaingan Sempurna, Ciri-ciri Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Sebagai contoh, misal seseoranag pengusaha harus membayar bahkan baku sebesar sepuluh milyar. Jumlah ini sangat besar dan beresiko jika dibawa langsung. Sebagai gantinya, pengusaha itu menggunakan alat pembayaran yang berupa uang giral. Untuk bisa menggunakan uang giral seorang pengusah tersebut harus mempunyai rekening pada bank-bank umum.

Yang Termasuk Uang Giral

Berikut ini adalah contoh bentuk-bentuk uang giral:

  1. Cek

Cek adalah surat perintah pembayaran kepada pihak bank untuk membayarkan sejumlah uang kepada orang yang namanya tertera di dalam cek tersebut. Cek tersebut dinamakan cek atas nama, maksudnya orang yang bisa mengambil atau mencairkan uang yang berbentuk cek itu adalah orang yang namanya tertera didalam cek tersebut.

Jenis cek lainya adalah cek atas tunjuk, yaitu bank berkewajiban mencairkan uang kepada siapa saja yang memegang atau menggunakan cek tersebut.

  1. Giro

Giro adalah salah satu surat perintah yang dibuat oleh nasabah kepada bank untuk memindahkan sejumlah uang kepada rekening seseorang atau perusahaan yang ditunjukan oleh nasabah.

Sebagai contoh, Kasimo membeli sepeda pada Paijo dengan harga Rp.500.000,-. Baik Kasimo dan Paijo mempunya rekening atau simpanan di sebuah bank. Saldo simpanan Kasimo di bank sebesar Rp.10.000.000, dan saldo simpanan Paijo di bank sebesar Rp.2.000.000. untuk pembayaran Kasimo mengeluarakn surat perintah kepada bank  atau bilyet gro, untuk melakukan pemindah bukuan uang sebanyak Rp.500.000, dari rekenining Kasimo ke rekening Paijo. Dengan demikian, setelah pemindahbukuan itu saldo rekening Kasimo menjadi Rp.9.500.000 dan saldo Paijo bertambah menjadi Rp.2.500.000.

  1. Transfer Telegrafis

Transfer telegrafis merupakan pemindah bukuan uang antar rekening di bank secara cepat dan mudah.

Fungsi atau Kegunaan Uang

Fungsi uang secara umum merupakan sebagai alat pertukaran baranag dengan barang, hal ini dilakukan untuk menghindari adanya perdangan cara lama, yakni dengan cara barter. Secaera lebih rinci fungsi uang dibagi menjadi dua, yakni fungsi asli dan fungsi turunan.

Dan berikut ini adalah penjelasan lebih lanjutnya:

  1. Fungsi Asli

Ada tiga macam fungsi asli uang, yang pertama sebagai alat tukar, kedua sebagai satuan hitung dan ketiga sebagai penyimpan nilai. Berikut ini adalah penjelasannya masing-masing:

  • Uang sebagai medium of excehange atau alat tukar yang dapat mempermudah pertukaran. Dimana setiap orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu lagi menggunakan barang alias cukup dengan menggunakan uang saja. Dalam hal ini uang dapat mengatasi kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan menggunakan uang.
  • Berfunsi sebagai satuan hitung maksudnya adalah karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai dari berbagai macam jenis barang dan jasa yang diperjual belikan, menunjukan besarnya kekayaan seseorang, dan menghitung besarnya pinjaman/hutang. Disisi lain uang sebagai alat satuan hitung uang juga berperan sebagai alat memperlancar pertukaran.
  • Maksud dari fungsi uang sebagai alat penyimpanan nilai atau valuta adalah karena uang dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa yang akan datang.
  1. Fungsi Turunan

Uang sebagai fungsi turunan ini dibagi menjadi 5 dan berikut ini penjelasanya:’

  • Sebagai alat pembayaran yang sah dalam kehidupan sehari-hari, guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang. Dan alat itu adalah uang.
  • Sebagai alat pembayaran hutang.
  • Uang sebagai alat penimbun kekayaan, tidak semua orang suka menghambur-hamburkan semua uangnya ada juga orang yang menyisihkan uangnya untuk digunakan pada masa yang akan datang atau di tabung.
  • Uang sebagai alat pemindah kekayaan, dalam hal ini kami beri contoh, seseorang yang ingin pindah dari satu tempat ke tempat lain bisa memindahkan kekayaanya seperti rumah dan tanah dengan cara menjualnya.
  • Uang sebagai alat pendorong ekonomi, apabila nilai mata uang suatu negara berada dalam keadaan stabil, maka akan membuat gairah orang-orang untuk melakukan investasi, dan dengan adanya kegiatan investasi maka kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.

Demikian penjelasan mengenai “Pengertian Uang dan Jenis-Jenis Unag”, terimakasih telah berkungjung di akuntanonline, semoga bermanfaat dan membantu anda.

Leave a Comment