Pengertian Petty Cash / Kas Kecil dan Fungsinya

[LENGKAP] Perbedaan Auditing dan Akuntansi – Di dalam sebuah perusahaan tidak selamanya mengdalkan pembayaran barang atau jasa yang jumlah atau nominalnya cukup besar. Untuk melakukan pembayaran yang kecil-kecil, maka sebuah perusahaan tersebut perlulah mengeluarkan yang namanya petty cash atau kas kecil.

Lalu apakah petty cash atau kas kecil itu? Berikut ini kami akan memberikan jawaban akan pertanyaan anda mengenai apakah kas kecil atau petty cash itu berdasarkan menurut para ahli.

Pengertian Petty Cash / Kas Kecil

Berikut ini setidaknya kami telah mengumpukan 10 pengertian dari kas kecil atau petty cash menuru para ahli, dan berikut adalah pengertian kas kecil menurut para ahli:

1. Menurut Soemarso

Petty cash atau kas kecil merupakan sejumlah uang tunai yang sengaja disediakan atau disishkan dalam perusahaan dengan tujuan untuk digunakan dalam melayani pengeluaran tertentu dengan jumlah nominal yang tidak besar dan yang berupa pengeluaran-pengeluaran lainya yang dilakukan dengan bank/cek.

Baca juga: Pengertian, Manfaat, Serta Contoh Analisis SWOT

2. Menurut Weygant

Pengertian cas kecil atau petty cash adalah dana kas yang digunakan untuk membayar jumlah nominal yang relatif kecil namun tetap mempertahankan kontrol yang memuaskan.

3. Menurt Zaki Bardiwan

Petty cash atau kas kecill merupakan uang kas perusahaan yang dikhususkan untuk fungsi pembayaran pengeluaran-pengeluaran yang memiliki nominal kecil atau peneluaran yang kuran ekonomis bila dibayar menggunakan cek.

Baca juga: Pengertian Joint Venture Serta Kelebihan dan Kekurangannya

4. Menurut Johar Arifin

Petty cash atau uang kas kecil adalah sebuah dana yang sengaja disisihkan oleh perusahaan untuk digunakan dalam membiayai pengeluaran-pengeluaran dalam jumlah yang relatif kecil.

5. Menurut Horgen

Akan sangat tidak ekonomis apabila perusahaan harus menuliskan cek hanya sekedar ntuk membayar satu pack kotak pensil, taksi, atau pengiriman sebuah orderan khusus keluar kota. Pada akhirnya perusahaan menyiapkan sejumlah uang kas ditangan untuk membayar biaya yang jumlahnya kecil tersebut. Pada perusahaan sejumlah uang kecil tersebut biasa dituliskan dalam lamporan berupa petty cah atau kas kecil.

Baca juga: 5 Metode Penyusutan Aktiva Tetap dalam Akuntansi

6. Menurut Mardiasmo

Dana kas kecil adalah sejumlah uang kas yang telah disediakan oleh perusahaan khusu digunakan untuk membayar pengeluaran yang jumlah nominalnya kecil dan kurang ekonimis apabila dibayar dengan menggunakan cek, cotohnya seperti untuk pembelian perangko dan materai, membayaran tagihan listrik, biaya telepon, supplies kantor, biaya angkut penjualan, langganan koran atau majalah, dan masih banyak lagi yang lainya. Dalam hal ini pemegang kas kecil yang akan bertangung jawab akan pengelolaan dan kas kecil tersebut.

Baca juga: Pengertian Stock Opname, Tujuan, Masa Periode Serta 5 Dokumen Pentingnya

7. Menurut Kusnadi

Beliau menyatakan bahawa dana kas kecil merupakan dana yang meliputi pembayaran, yang tidak perlu menggunakan cek sebagai alat pembayaranya mealinkan menggunakan uang tunai. (dikutip dari bukunya yang berjudul Akuntansi Keuangan Menengah, Intermedia 2000:64).

Baca juga: [LENGKAP] Pengertian Permintaan dan Penawaran: Teori, Jenis, & Kurva

8. Menurut Wikipedia

Buku kas kecil adalah sebuah catatan pembelian yang relatif sangat kecil dibandingkan denan pembelian-pembelian lainnya, dan hal ini bisa dikendalikan oleh sebuah sistem tetap atau imprest system.

9. Menurut Henry Simamora (Akuntansi Bisnis Pengambilan Keputusan Bisnis 2000:2013)

Dalam bukunya itu Henry Simamora mengatakan bahwa kas kecil adalah dana kas yang dipakai untuk melakukan pembayaran-pembayaran yang nilai nominalnya relatif kecil.

Baca juga: Pengertian, Fungsi Serta 8 Sumber Kuangan Negara

10. Kesimpulan

Dari 9 penjelasan para ahli kita dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa kas kecil atau petty cash itu adalah sebuah dana khusus yang di alokasikan oleh perusahaan untuk membiayai pengeluaran oprasional yang menuntut untuk segera dibayakan dan memiliki jumlah nominal yang relatif kecil, sehingga tidak ekonomis apabila pembayaranya menggunakan cek atau giro sekalipun.

Baca juga: [BERIKUT CONTOH] Jurnal Penyesuaian Dalam Perusahaan Jasa Bengkel Maju Jaya

Cara Pembuatan Kas Kecil

Sebelum perusahaan membuat atau mengeluarkan kas kecil, ada baiknya perusahaan tersebut mengestimasikan terlebih dahulu berapa banyak kas yang akan dibutuhkan untuk pembayaran yang akan menggunakan anggaran kas kecil teresbut selama masa periode tertentu.

Baca juga: √ [Lengkap] Kumpulan Contoh Surat Lamaran Kerja Doc

Kemudian selanjutnya perusahaan akan mengis dana kas kecil dengan mencairkan dana dari bank terlebih dahulu. Dalam sistem pengendalian interen, harus dipisahkan terlebih dahulu antara pengelolaan kas kecil dengan pengelolaan dana kas pusat atau kasir umum.

Fungsi Kas Kecil / Petty Cash

Melihat dari beberpa penjelasan mengenai kas kecil diatas, kita dapati sering sekali disinggung mengenai fungsi utama dari kas kecill itu senidiri. Fungsi dari kas kecil secara terperinci telah kami jabarkan sebagai berikut:

  • Petty cash atau kas kecil, digunakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran perusahaan dalam jumlah nominal yang relatif kecil.
  • Sebagai sebuah dana talangan yang sifatnya mendesak atau mendadak.
  • Sebagai dana langsung untuk jenis-jenis pembayaran yang tidak praktis apabila menggunakan cek sebagai pembayaranya.
  • Untuk memproses pembayaran yang tidak praktis apabila harus menggunakan lampiran yang harus ditanda tangani oleh direktur perusahaan terlebih dahulu.

Nah, demikian tadi penjelas mengenai “Petty Cash atau Kas Kecil Menuru Para Alhi dan Juga Fungsinya. Semoga bermanfaat bagi para pembaca dan terimakasih telah berkunjung.

Baca juga artikel kami lainya: