Pengertian Laporan Keuangan, Jenis Serta Fungsi Laporan Keuangan

LAPORAN KEUANGAN Pencatatan setiap aktiva keuangan merupakan hal yang wajib dan harus dilakukan oleh setiap perusahaan baik perusahaan sekala besar maupun sekala kecil.

Mengapa hal ini menjadi sangat penting dilakukan oleh setiap perusahan? Hal ini menjadi penting karena setiap pencatatan aktiva keuangan akan menjadi sebuah penentu atau patokan dasar akan masa depan dari perusahaan yang bersangkutan.

Andai kata sebuah perusahaan tidak memiliki sebuah catatan atau informasi mengenai arus kas, pengeluaran kas, serta hutang dan lain sebagainya, bisa dipastikan perusahaan tersebut akan mengalami ketidak keseimbangan dan kerancuan akan pemasukan dan pengeluaranya.

Dan apabila hal ini terjadi pada perusahaan anda bisa dipastikan perusahaan anda tidak lama lagi akan mengalami yang namanya gulung tikar atau rugi besar alias bangkrut dan tinggal menjadi kenangan saja.

Nah, sebelum mimpi buruk ini menimpa anda dan menghancurkan usaha anda, ada baiknya anda memperlajari terlebih dahulu mengenai laporan keuangan. Beruntungnya anda yang sudah berkunjung ke akuntanonline, karena kali ini kami akan membahas secara singakat dan tuntusa mengenai laporan keuangan.

Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan dapat diartikan sebagai suatu informasi mengenai keadaan keuangan suatu perusahan dalam satu periode tertentu yang berguna untuk menggambarkan bagaimana kinerja dari sebuah perusahaan tersebut.

Umumnya sebuah laporan keuangan disusun atau dikelompokan pada 4 bagian yakni meliputi laporan Rugi/Laba, Neraca, Arus kas dan Laporan perubahan modal. Dalam penyusunan laporan keuangan ada baiknya anda harus sudah memahami tahapan-tahapannya. Misalkan dalam penyusunan Nerca, anda setidaknya sudah mengetahui akun-akun apa sajakah yang menjadi laporan pada neraca.

Disisi lain laporan keuangan tidak memberikan semua informasi yang dapat mempengaruhi perusahaan dalam menentukan kebikan ekonomi perusahaan tersebut. Karena laporan keuangan hanya menggambarkan secara umum pengaruh keuangan dan kejadian pada masa lalu serta tidaka ada kewajiban menyediakan informasi nonfinancial.

Berikuti ini kami lampirkan pengertian laporan keuangan menurut beberapa ahli sebagai bahan untuk tambahan wawasan anda mengenai pengertian laporan keuangan:

  1. Mahmud M. Hanafi & Abdul Halilm, menurut kedua tokoh ini laporan keuangan adalah laporan yang diharapkan mampu memberikan informasi kepada perusahaan untuk kemudian dikombinasikan dengan informasi lainya. Seperti misalnya informasi mengenai industri perekonomian di kombinasikan dengan kondisi ekonomi saat ini.
  2. Ikatan Akuntan Indonesia, laporan keuangan adalah susunan yang menyajikan posisi dan kinerja keuangan dalam sebuah entitas. Sedangkan tujuan dari laporan keunagan itu sendiri adalah untuk memberikan informasi tetang financial positition, financial performance, dan chas flow. Demi mencapai tujuan ini dalam laporan keuangan harus memenuhi beberapa elemen penunjang yang terdiri dari aset, kewajiban, beban, laba bersih, pendapatan dan perubahan ekuitas dan juga arus kas.
  3. Munawir, menurut beliau laporan keuangan pada umumnya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, dan juga laporan perubahan ekuitas. Disini neraca menggambarkan jumlah aset, kewajiban dan ekuitas dari sebuah perusahaan pada periode tertentu. Sedangkan laba rugi menampilkan hasil-hasil dan beban perusahaan yang telah dicapai.
  4. Harahap, menurut beliau laporan keuangan merupakan gambaran keadaan keuangan dan hasil usaha perusahaan pada masa periode tertentu.
  5. Gitman, menjelaskan laporan keuangan merupakan laporan yang dimiliki perusahaan dan harus diserahkan kepada pemilik saham, merangkum serta mendokumentasikan keuangan selama satu tahun terakhir.

Jenis-jenis Laporan Keuangan

Menurut PSAK no. 1 berdasarkan penyajiannya maka laporan keuangan itu terdiri atas, neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, serta catatan atas laporan keuangan.

  1. Neraca

Neraca merupakan gambaran posisi keuangan yang menampilkan aktiva, kewajiban, dan ekuitas dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu. Pada nerca aktiva lancar akan dipisahkan dengan akun aktiva tidak lancar, begitu juga dengan kewajiban. Kewajiban jangka pendek akan dipisahkan dengan kewajiban jangka panjang.

  1. Laporan Laba/Rugi

Laporan laba rugi bisa dikatakan sebagai ringkasan aktivitas transaksi pada perusahaan yang akan mempengaruhi stabilitas, risiko, dan prediksi pada suatu periode yang akan megnhasilkan hasil usaha besih atau rugi yang timbul dari kegiatan usa dan kegiatan aktivitas lainya. Pada laporan laba rugi, perusahaan akan menampilkan berbagai unsur kinerja keuangan.

  1. Laporan Perubahan Modal

Dalam perjalanan menjalakan perusahaan tentunya modal awal yang disetorkan akan mengalami sebuah perubahan. Perubahan modal ini terjadi karena modal yang disetorkan digunakan untuk menjalankan roda perputaran perusahan, juga karena adanya penambahan dari laba yang di peroleh, penggunaan modal untuk kepentingan pemilik atau pribadi dan lainya.

Capital statement atau yang kita kenal dengan istilah laporan perubahan modal merupakan laporan yang memberikan informasi mengenai perubahn ekuitas atau perubahan modal dalam periode tertentu.

Laporan ini berfungsi untuk menunjukkan seberapa besar perubahan modal yang terjadi pada perusahaan tersebut dan apa yang menyebabkan perubahan modal ini terjadi.

  1. Laporan Cash Flow

Bagi seorang pengusaha sangat penting untuk mengrtahui akan perputaran arus dana yang berada di perusahaan, kemanan dana itu pergi dan dari mana saja adanya kas masuk. Hal ini berguna untuk melakukan kontrol pada dana atau kas perusahaan yang dimiliki selama ini.

Intinya laporan arus kas ini berfungsi untuk memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan kas keluar. Adanya arus kas masuk dapat diketahui melalui beberapa sumber, diantaranya hasil dari kegiatan oprasional, dan kas masuk yang didapat dari pendanaan atau pinjaman.

Kemudian untuk kas arus keluar dapat diketahui dari berapa banyak biya yang dilakukan perusahaan baik untuk kegitan oprasional perusahaan maupun investasi pada bisnis lain.

  1. Laporan Atas Laporan Keuangan

Laporan yang satu ini dibuat khusus untuk memberikan penjelasan yang dianggap perlu atas laporan keuangan yang dibuat. Selain itu laporan ini dibuat untuk memberikan penjelasan secara rinci mengenai hal-hal yang tertera pada laporan-laporan lainya dan menjelaskan mengakap hal-hal tersebut dilakukan.

Misalnya mengenai pelaksanaan kebijakan keuangan dan akuntansi tertentu yang digunakan, rincian pos-pos keuangan, catatan kontrak hutang yang dimiliki perusahaan dan masih banyak yang lainya.

Fungsi atau Kegunaan Laporan Keuangan

Umumnya laporan keuangan berguna untuk hal-hal sebagai berikut:

  • Sebagai Review,

    berguna untuk memberikan informasi secara menyeluruh mengenai posisi perusahaan, dan hal ini bisa dijadikan sebagai review mengenai bagaimana dengan kondisi perusahaan. Terlebih lagi untuk kondisi keuangan perusahaan, seperti misalnya aset perusahaan, hutang yang harus dibayarkan, biyaya oprasional perusahaan dan masih banyak lagi lainya.

  • Sebagai Pembuat keputusan,

    salah satu fungsi dari di bautnya laporan keuangan adalah menjadi bahan pertimbagan untuk membuat sebuah keputusan. Seperti misalnya perusahaan sedang dalam keadaan buruk makan informasi laporan keuangan ini bisa digunakan oleh para pemilik perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

  •  Menciptakan strategi baru,

    tak jauh beda sebagi pembantu pembuat keputusan, adanya laporan keuangan ini akan digunakan untuk membuat sebuah strategi baru oleh para pemilik perusahaan demi mengembangkan usahanya.

  • Kredibilitas,

    adanya laporan keuangan pada sebuah perusahan menandakan perusahaan tersebut memiliki sistem perekapan data yang akurata, terpecaya dan tidak sembarangan dalam pengambilan keputusan atau dalam menjalankan oprasional perusahaan selama ini. Kredibilitas perusahaan dimata para pemegang saham tentunya membuat mereka percaya menitipkan uang nya atau sebagai tambahan modal diperusahaan. Sedangkan kredebilitas perusahaan dimata masyarakat pada umumnya akan menanamkan kepercayaan masayrakat bahwa perusahaan tersebut memiliki image yang baik dimata masyarakat.

Demekian sedikit penjelasan singkat kami mengenai pengertian laporan keuangan jenis serta fungsi laporan keuangan, semoga artikel ini membantu anda dan menambah wawasan anda mengenai laporan keuangan.

Leave a Comment