Pengertian Joint Venture Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Akuntanonline.com | Kali ini akuntanonline akan membahas secara lengakap perihal pengertian dari joint venture, ciri-ciri, contoh serta kelebihan dan kekuranganya. Jadi terus simak dengan baik artikel berikut ini sampai akhir.

Pengertian Joint Venture Menurut Beberapa Ahli

Joint venture merupakan sebuah bentuk gabungan dari beberapa perusahaan dari berbagai negara yang melakukan kerjasama dan menjadi sebuah perusahaan demi mencapai konsentrasi kekuatan ekonomi dengan tanpa melihat besar atau kecilnya modal.

12 Contoh Bukti Transaksi Pembayaran Dalam Perusahaan

Dalam hal kepengurusan joint venture dipimpin oleh Dewan Direktur, dimana Dewan Direktur ini dipilih oleh para pemegang saham dan pendirian perusahaan gabungan dari berbagai macam negara ini menggunakan hukum bentuk Perseroan Terbatas atau yang lebih familiyar ditelingan kita degnan sebutan PT.

Joint venture agreement merupakan istilah dari kontrak patungan atau sebuah terjemahan dari joint venture contract. Dimana hal ini telah di atur oleh pemerintah kita dalam undang-undang No. 9 Tahun 1995 tentang sebuah usaha kecil yang disebut juga sebagai perjanjian kemitraan.

[LENGKAP] Pengertian Valuta Asing, Fungsi dan Jenis Valuta Asing

Maksud dari perjanjian kemitraan ini sendiri adalah sebuah kerjasama antara pengusaha kecil dengan pengusaha menengah besar, sedangkan bentuk nyata dari kerjasama ini adalah permodalan atau skil.

Peter Mamud mengungkapkan bahwa kontrak joint venture adalah suatu kontrak atau perjanjian antara dua perusahaan yang bertujuan untuk mendirikan perusahaan baru. Dimana perusahaan baru inilah yang kemudian nanti disebut sebagai perusahaan joint venture.

[LENGKAP] Pengertian Analisis Rasio Keuangan, Macam-Macam Rasio dan Rumusnya

Sedangkan menurut Erman Rajagukguk joint venture agreement merupakan sebuah bentuk kerjasama antara pemilik modal nasional dengan modal asing yang didasari pada perjanjian atau kontraktual.

Ciri-Ciri Joint Venture

Untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan itu merupakan perusahaan yang bersifat joint venture berikut ini kami bagikan bocoran mengenai ciri-ciri dari perusahaan yagn brsifat joint venture:

Pengertian Barang Ekonomi, Barang Bebas, dan Barang Illith

  1. Sebuah perusahaan baru yang didirikan oleh beberapa perusahaan lain secara bersama-sama.
  2. Di negri kita Indonesia, Joint Venture merupakan gabungan kerjasama antara perusahaan domestik dan asing.
  3. Modal berupa saham yang didapatkan atau disediakan oleh perusahaan pendiri degan melakukan perbandingan tertentu dari setiap perusahaannya.
  4. Kekuasaan dan hak suara dilandaskan pada banyaknya saham dari masing-masing perusahaan pendiri.
  5. Perusahaan pendiri Joint venture tetap memiliki eksistensi dan kebebasan masing-masing.
  6. Resiko yang muncul akan ditanggung secara barengan atau bersama-sama antara masing-masing patner melalui perusahaan yang lainnya.

Kelebihan Joint Venture

Perusaan dengan sistem Joint venture ini memiliki beberapa kelebihan, dan berikut ini adalah kelebihan dari joint venture:

Contoh Surat Penawaran Yang Benar Dan Baik

  1. Mitra atau sekutu lokal lebih memahami akan keadaan yang ada lingkungan, dimana perusahaan joint venture itu didirikan. Seperti contohnya adat istiadat daerah setempat, kebiasaannya dan lembaga kemasyarakatan yang ada di lingkungan sekitar atau setempat.
  2. Sekutu atau mitra lokal mempunyai teknologi yang cocok dengan kondisi lingkungan setempat.
  3. Akses kepasar modal negara tuan rumah dapat dipertinggi oleh hubungan dan reputasi mitra lokal atau sekutu lokal.

Kekurangan Joint Venture

Diaman ada kelebihan disitu pula ada kekurangan, begitu juga dengan Joint venture dan berikut ini adalah beberapa kekurangan dari joint venture:

[LENGKAP] Pengertian Suku Bunga, Jenis dan Contoh Suku Bunga

  1. Kesalahan dalam menentukan sekutu atau mitra maka akan meningkatkan resiko politik yang dihadapi.
  2. Adanya harga transfer produk atau komponen akan menimbulkan konflik kepentingan antara kedua belah pihak.
  3. Dapat terjadi perbedaan padangan antar sekutu atau mitra lokal dengan perusahaan.

Pengaturan Joint Venture

Di Negri kita Indonesia pemerintah melakukan pengaturan tentang regulasi Joint Venture, dan berikut ini adalah diantra peraturan itu:

Beberapa Contoh Gaya Kepemimpinan Dalam Suatu Perusahaan

  1. Pada pasa 22 UU Nomor 1 Tahun 1967 tentang penanaman Modal dari Asing.
  2. kemudian pada PP Nomor 20 Tahun 1994 dijelaskan tentang adanya pengaturan kepemilikan saham perusahaan yang didirikan dalam rangka penanaman modal Asing.
  3. Perpu Nomor 17 Tahun 1992, PP Nomor 7 Tahun 1993 tentang Pemilik saham perusahaan penanaman modal asing.
  4. SK Mentri Negara Penggerak Dana Investasi atau Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor. 15/SK/1994 yang berbunyi mengatur tentang ketentuan Pelaksanaan Pemilik Saham dalam Perusahaan yang Didirikan dalam Rangka Penanaman Modal Asing.

Contoh Surat Keterangan Kerja Yang Baik dan Benar

Jenis-Jenis Kontrak Joint Venture:

  1. Joint Venture Domestik
  2. Joint Venture Internasional.

Sekedar untuk tambahan pengetahuan anda, bahwa didalam pasal 8 ayat (1) SK Mentri Negara Penggerak Dana Investasi atau Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 15/SK/1994 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pemilikan Saham Mendirikan perusahaan Joint Venture telah di tentukan dalam berbagai jenis bidang, dan berikut ini adalah jeinis atau bidang-bidang yang bisa di teruskan menjadi perusahaan joint venture:

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Tersier Beserta Dengan Cotohnya

  • Pelabuhan
  • Produksi, transmisi, dan distribus tenaga listrik untuk umum
  • Telekomunikasi
  • Penerbangan
  • Air minum
  • Kereta api umum
  • Pembangkit tenaga atom
  • Media masa atau Mass media

Demikianlah penjelasan dari kami mengenai “Pengertian Joint Venture Lengakap Dengan Kelebihan dan Kekurangannya”. Semoga bermanfaat dan membantu. Tak lupa kami ucapkan terimakasih telah berkunjung di akuntanonline.com. Bagikan artikel ini agar bermanfaat untuk orang banyak ^^.

Baca juga artikel kami lainya:

Leave a Comment