Pengertian Inflasi dan Cara Mengatasinya

Pengertian Inflasi

Akuntanonline –  secara umum pengertian inflasi dapat kita artikan sebagai suatu keadaan sebuah perekonomian dimana harga-harga suatu barang mengalami kenaikan dalam waktu yang panjang.

sedangkan kenaikan harga yang bersifat sementara seperti yang terjadi saat menjelang hari raya Idul Fitri ini bukanlah dianggap sebagai inflasi, karena saat setelah hari raya biasanya harga kembali normal atau harga-harga barang kembali turun.

Baca juga: Pengertian, Fungsi Serta 8 Sumber Kuangan Negara

Inflasi diakibatkan karena jumlah uang yang beredar lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi juga disebut sebagai suatu gejala ekonomi yang tidak pernah bisa dihilangkan dengan tuntas.

Pemerintah hanya sangup berupaya dengan mencoba mengurangi atau sekedar megendalikanya saja.

Dalam hal ini inflasi dapat digolongkan kedalam empat golongan, yakni inflasi ringan, sedang, berat dan hiperinflasi. Dimana dikatakan inflasi ringan apabila kenaikan harga berada dibwah angka 10% setahun, kemudian inflasi sedang kenaikan diantara 10%-30% setahun, inflasi berat berada pada angka 30%-100% setahun, dan hiperinflasi terjadi apabila kenaikan harga dalam setahun lebih dari 100%.

Baca juga: Pengertian Obligasi dan Macam-macam Jenis Obligasi

Itulah gambaran dari keempat golongan inflasi akibat dari kenaikan harga barang. Lalu bagimanakah cara pemerintah dalam mengatasi atau mengendalikan dari laju inflasi yang terjadi? Adakah kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menangani hal ini?

Nah, selanjutnya dalam artikel ini akan membahas bagai mana cara mengatasi atau menangulangi masalah inflasi. Untuk itu terus simak artikel ini sampai selesai.

Cara Mengatasi Masalah Inflasi

Menanggapi pentingnya masalah inflasi membuat pemerintah perlu melakuakn penanganan yang serius dalam penyelesainnya. Untuk menangani hal ini, hal yang pertama kali harus dilakukan adalah mengetahui apa yang menjadi penyebab dari terjadinya inflasi, anggar pemerintah dapat menentukan kebijakan yang pas untuk menanganinya.

Baca juga: Pengertian dan Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Menurut beberapa ahli, terjadinya inflasi ini tidak hanya disebabkan oleh jumlah uang yang beredar dimasyarakat saja, akan tetapi hal ini terjadi erat kaitanya dengan jumlah barang atau jasa yang beredar dimasyarakat.

Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah inflasi ini dibutuhkan beberapa kebijakan yang tepat. Kebijakan-kebijakan yang bisa diambil oleh pemerintah dalam menangani hal ini terdiri dari 3 kebijikan, yakni kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan lainya.

Baca juga: Pengertian, Contoh, Serta Ciri-ciri Dari Pasar Monopolistik

Dan berikut ini adalah penjelasan secara terperinci mengenai dari ketiga kebijan-kebijakan yang diambil pemrintah dalam menangani masalah inflasi yang terjadi disuatu negara.

Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter merupakan bentuk kebijakan yang diambil pemerintah di bidang keuanga dengan tujuan untuk menjaga stabilitas keuangan negara agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Dalam hal ini kebijikan moneter terbagi tiga:

  • Kebijakan Penetapan Persediaan Kas

Dalam hal ini bank sentral berperan penting dalam mengambil kebijakan mengurangi jumlah uang yang beredar dimasyarakat dengan jalan menetapkan persediaan uang yang beredar dan juga menetapkan persediaan uang kas pada bank-bank. Dengan adanya pengurangan jumlah uang yang beredar diupayakan dapat menekan laju inflasi yang terjadi.

Baca juga: Pengertian Laporan Keuangan, Jenis Serta Fungsi Laporan Keuangan

  • Kebijakan Diskonto

Selain itu bank sentral dapat menerapkan suatu kebijakan yang disebut kebijakan diskonto, yakni dengan meningkatkan nilai dari suku bunga bank yang bertujuan untuk menarik minat masyarat dalam menabungkan uang yang dimilikinya. Dengan hal ini, pemerintah berharap dapat menguramgi jumlah uang yang beredar di masyarakat, dan hal ini pun diharapkan dapat menekan laju inflasi yang terjadi.

  • Kebijikan Operasi Pasar Terbuka

Dengan kebijikan yang satu ini, bank sentral berharap dapat mengurangi jumlah uang yang telah beredar yakni dengan cara menjual surat-surat berharga, misalnya seperti SUN atau Surat Utang Negara. Dimana semakin banyak jumlah suarat-surat berharga yang terjual diharapkan jumlah uang yang beredar dapat berkurang dan mengurangi laju inflasi.

Baca juga: Contoh Surat Pernyatan Berbagai Keperluan

Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal merupakan sebuah langkah yang diambil untuk mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Diharapkan kebijakan ini dapat mempengaruhi inflasi, yang termasuk dalam kebijakan fiskal diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menghemat Pengeluaran Pemerintah

Pemerintahan dapat menekan laju inflasi yakni dengan cara mengurangi pengeluaran negara, sehingga hal ini akan mempengaruhi berkurangnya akan permintaan barang dan jasa yang pada akhirnya akan menurunkan harga barang atau jasa tersebut.

Baca juga: √ [Lengkap] Kumpulan Contoh Surat Lamaran Kerja Doc

  • Menaikan Tarif Pajak

Demi menekan laju inflasi, pemerintah dapat mengeluarkan kebijan menaikkan tarif pajak. Dimana dapat digambarkan dengan naiknya tarif pajak untuk rumah tangga dan perusahaan akan mengurangi jumlah konsumsi. Adanya pengurangan tingkat konsumsi dapat mempengaruhi permintaan barang dan jasa, sehingga hal ini diharapkan dapat mempengaruhi harga atau harga suatu barang atau jasa dapt turun.

Kebijakan Lainya

Demi memperbaiki dampak yang terjadi akibat adanya inflasi, pemerintah senantiasa menggunakan kebijakan moneter maupun fiskal. Namaun, selain dari kedua kebijakan tersebut pemerintah masih memiliki beberapa cara lain yang bisa digunakan dalam menangani inflasi.

Baca juga: Jenis jenis Contoh Surat Pengunduran Diri Dari Perusahaan

Dan berikut ini adalah cara lain serta penjelasanya yang akan digunakan pemerintah dalam menangani masalah inflasi yang terjadi:

  • Meningkatkan Produksi dan Menambah Jumlah Barang di Pasar

Demi menambah jumlah barang dipasar, pemerintah dapat mengeluarkan perintah menigkatkan produksi, hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan subsidi atau premi kepada perusahaan yang dapat memenuhi target yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Baca juga: Pengertian Laporan Perubahan Modal dan Contoh Kertas Kerja Laporan Perubahan Modal

Selain itu untuk menambah jumlah barang yang beredar dipasaran, pemerintah juga dapat sedikit melonggarkan kuota impor dari luarnegri. Misalnya dengan menurunkan bea masuk barang impor.

  • Menetapkan Harga Maksimum untuk Beberapa Jenis Barang

Penetapan harga maksimum untuk beberapa jenis barang tertentu ini akan dapat mengendalikan harga barang yang ada dipasaran, sehingga inflasi dapat dikendalikan.

Namun, penetapan harga tersebut harus realistis, dikhawatirkan apabila penetapan harga suatu barang tersebut tidak realistis akan berdampak pada munculnya pasar gelap atau black market.

Baca juga: [LENGKAP] Pengertian Pasar Persaigan Sempurna, Ciri-ciri Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai inflasi, diharapkan bagi para pemabaca setelah megetahui tentang inflasi para pembaca bisa menyimpulkan mengenai betapa pentinganya mengatur keuangan, terlebih keuangan sebuah negara.

Bisa dikatakan jika sebuah negara dapat mengatur keuangan dengan proses akuntasi yang tepat, maka inflasi dalam negara tersebut dapat dicegah atau diatasai. Namun apabila pengelolaanya tidak tepat bisa dipastikan negara tersebut akan mengalami suatu hal yang tidak diinginkan.

Terimakasih sudah berkunjung dan semoga tulisan kami bermanfaat.

Baca juga artikel kami lainya disini:

Leave a Comment