[MUDAH] Cara Memposting Saldo Akun Buku Besar Kedalam Neraca Saldo

Jika pada kesempatan minggu lalu kami membahas tentang Jurnal Umum dan Juranal Penyesuaian maka pada kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana cara mudah membut atau menyusun Neraca Saldo.

Neraca saldo adalah bagian dari tahapan siklus akuntansi yang disusun dari rangakaian akun-akun pada buku besar. Sedangakan tujuan dari penyusunan neraca saldo itu sendiri adalah untuk menguji apakah transaki-transaksi yang berjalan sudah diposkan dengan benar.

Selain itu neraca saldo dibuat untuk mengetahui apakah jumlah akun-akun yang diposkan pada buku besar telah mencerminkan nilai transaksi yang sebenarnya.

Jadai dapat kita simpulkan bahwa Neraca saldo dapat kita susun apabila kita sudah menyusun akun-akun kedalam buku besar sesuai dengan pengelompokanya masing-masing akun.

Berikut ini adalah contoh lembar kerja pada Neraca Saldo:

Nama Perusahaan

Neraca Saldo

Periode

 

No. Akun

Nama Akun Debet

Kredit

       

 Keterangan:

  • Kolom no akun, diisi dengan no akun yang kita kutip angkanya.
  • Kolom nama akun, diisi dengan nama akun yang kita kutip angkanya, dan sebaiknya kita isi denga berurutan sesuai urutan yang direncanakan.
  • Kolom debet diisi dengan jumlah saldo akun yang bersaldo debet, begitu juga dengan kolom kredit.

4 Tahapan Dalam Pembuatan Neraca Saldo

  1. Menyiapkan format lembar kerja Neraca saldo seperti pada gambar di atas.
  2. Perhatikan dan amati setiap akun yang dibuat pada buku besar yang telah dibuat pada periode berjalan.
  3. Setelah dua hal diatas anda lakukan makan sakarang anda bisa membuat nerca saldo pada perusahaan tersebut, dengan memindahkan data-data yang terdapat pada buku besar yang meliputi, nomor atau kode akun, nama-nama akun pada buku besar, dan juga jumlah total saldo pada buku besar kedalam neraca saldo. Susunlah secara sistematis dengan memulai dari no akun terkecil sampai pada no akun terbesar.
  4. Selanjutnya jumlahkan totoal saldo pada pos debet dan pos kredit pada nerca saldo. Dengan dihasilkanya jumlah total dari saldo debet dan kredit pada neraca saldo maka selesailah sudah penyusunan Neraca Saldo tersebut. Neraca saldo yang sudah benar akan menunjukan jumlah total pada debet dan kredit seimbang atau balance. Jika tiadak maka bisa dikatakan ada kesalahan dalam memasukan akun pada buku besar. Unutk itu anda harus mengecek ulang buku besar yang sudah anda buat.

Berikut ini Sekilas Contoh Postingan dari Buku Besar Kedalam Neraca Saldo:


Catatan Proses Pengisian Neraca Saldo:

Pertama, jika akun yang digunakan bentuk 2 kolom atau yang sering disebut dengan bentuk skontro, maka anda perlu menghitung terlebih dahulu jumlah lajur debet dan lajur keredit. Kemudian hitung selisihnya, selisih inilah yang kemudian dipindahkan ke dalam Neraca Saldo. Dari penampakan saldo maka penggunaan akun berbentuk skontro ini kurang praktis dan tidak kami rekomendasikan.

Kedua, namun jika perusahaan menggunakan akun bentuk 3 kolom atau 4 kolom atau yang biasa disebut akun bentuk saldo rangkap, maka anda hanya perlu memindahkan saldonya saja yang dikutip dan dipindahkan ke Neraca Saldo.

Untuk meningkatkan pemahaman anda dalam penyusunan Neraca Saldo, berikut ini kami akan berikan contoh proses penyususnan neraca saldo pada Kantor Akuntan Drs. Suhardiman dalam bentuk foto.

Simak dan pahami contoh berikut ini:

Gambar berikut ini menunjukan buku besar pada perusahaan jasa Akuntan Drs. Suhardiman, pada akun Kas, Piutang Usaha, Perlengkapan Kantor, dan Peralatan Kantor.

Selanjutnya pada gamabar berikut ini menunjukan buku besar pada perusahaan jasa Drs. Suhardiman untuk akun utang usaha, modal, prive, pendapatan jasa, beban sewa.

Yang terahir adalah realisasi pada buku besar perusahaan jasa Akuntan Drs. Suhardiman untuk akun Beban gaji dan upah serta beban rupa-rupa.

Dan berikut ini adalah bentuk Neraca Saldo dari perusahaan Jasa Akuntan Drs. Suhardiman Per 31 Maret 2004

Kantor Akuntan Drs. Suhardiman

Neraca Saldo

Per 31 Maret 2004

No. Akun

Nama Akun Debet

Kredit

101

Kas

Rp.13.200.000

 

102

Piutang Rp.1.200.000  

103

Perlengkapan kantor Rp.200.000  

104

Peralatan kantor Rp.850.000  

201

Utang usaha   Rp.50.000

301

Modal Suhardiman   Rp.15.000.000

302

Prive Suhardiman Rp.500.000  

401

Pendapatan jasa   Rp.6.400.000

402

Beban sewa Rp.3.000.000  

502

Beban Gaji dan upah Rp.1.800.000  

503

Bebaan rupa-rupa Rp.700.000  
  Total Rp.21.450.000

Rp.21.450.000

Demikianlah cara mudah membuat Neraca saldo dengan memposting akun-akun yang ada pada buku besar, semoga bermanfaat dan membantu anda. terimakasih telah berkunjung.

Leave a Comment